Minim Office Space di Bali, APP Bangun Kantor dengan Konsep Baru

0
396

Tidak banyak dilirik pengembang yang kebanyakan masuk Pulau Dewata dengan proyek hotel, vila, atau resort. PT Agung Panorama Propertindo (APP) justru masuk Bali dengan konsep revolusioner, membangun perkantoran gaya resort di tenggara Bali, tepatnya Nusa Dua. Crea The Nusa Dua Resort Office merupakan proyek kolaborasi dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC). Proyek ini ditargetkan rampung sebelum penyelenggaraan IMF-World Bank Annual Meeting 2018, Oktober 2018 mendatang.

“Target kami kantor ini selesai Agustus agar juga bisa menjadi venue dan kantor baru bagi tamu dalam event IMF di Oktober 2018,” ujar Direktur Crea, Joseph Effendy, kepada Property and The City, di Jakarta, belum lama ini.

Event internasional tersebut bakal menghadirkan 189 negara dengan sekitar 36 kepala negara dan ribuan delegasi yang akan hadir. Menurut Joseph, kegiatan ini masih membutuhkan space untuk pertemuan hingga 20.000 m2, dan Crea termasuk salah satunya yang sudah ditentukan.

Baca Juga: Beralih Digital Marketing, Okupansi Horison Seminyak 90%

“Jadi ini pekerjaan besar kami untuk mendukung acara tersebut,” sambung Ichsan Muhammad, Manager Tony Eddy & Associates – konsultan Crea Nusa Dua.

Nusa Dua sebagai salah satu kawasan elite dengan bertabur hotel bintang 5 di Bali memang kekurangan office space yang memadai, apalagi ditunjang dengan fasilitas lengkap. Survei Consumer News and Business Channel (CNBC) – salah satu kantor berita kenamaan dari Amerika Serikat – yang belum lama dirilis menyebutkan bahwa banyak startup dari Amerika yang sudah hekang dari negara adidaya tersebut lantaran biaya operasional yang sudah sangat tinggi. Jika dengan 5000 dolar Amerika mereka hanya bisa bertahan bertahan 3 bulan di sana, sementara di Singapura mencapai 9 bulan, dan bahkan sampai 2 tahun di Bali.

“Jadi pasar di Bali bukan hanya domestik, tetapi dari luar negeri juga banyak,” tegas Joseph.

 

7 Elemen

Lobby Utama / dok. APP

Crea The Nusa Dua Resort Office yang berada dalam kawasan wisata ITDC di Nusa Dua yang sudah dikembangkan lebih dari 30 tahun lalu. Setidaknya sudah ada enam elemen fasilitas dan sarana yang sudah dibangun mengitari area tersebut, dan Crea sebagai penyempurna atau menjadi elemen ke-7 di Nusa Dua. Keenam elemen tersebut, yakni International 5 Star Hotel and Resorts, Bali Collection, Bali National Golf, Bali Nusa Dua Theatre and Museum, BIMC Hospital, dan Bali Nusa Dua Convention Centre.

“Yang belum ada office space, maka kamilah yang melengkapinya. Dan karena pangsa pasar kami bukan hanya lokal, maka kami bikin konsep baru, 24 jam 7 hari kerja, sehingga tetap buka selama 24 jam,” terang Joseph.

Crea dibangun di atas lahan seluas 6.000 m2 dengan luas bangunan mencapai 12.000 m2. Gedung perkantoran ini dibangun 4 lantai, dimana lower ground dan ground floor lebih difungsikan sebagai area komersial, seperti bank, city check-in, after check-out, restoran 24 jam, money changer, atm, dan lainnya. Kemudian di lantai 1 dan 2 difungsikan sebagai area perkantoran dengan ukuran yang lebih luas berada di lantai 2.

Baca Juga: Mughnii Land Hadirkan 555 Islands, Vilatel Tepi Pantai di Tabanan, Bali

“Total unit yang kami tawarkan sangat terbatas, hanya sebanyak 80 unit. Crea dibangun dengan konsep yang sangat kreatif, limited edition, dan sangat bermanfaat di Nusa Dua,” kata Ichsan yang juga GM Sales Crea.

Beberapa fasilitas lain yang juga berada di perkantoran ini, seperti 24 hours business center, meeting room, modern co-working space, art gallery, upper class restaurants & cafes, entertainment stage, wine dan cigar bar, sampai local and international food promenade. Dan tentunya didukung high speed internet connection & fiber optic system. Area ini juga dilengkapi dengan sistem keamanan 24 jam berstandar internasional, serta fasilitas parkir 4 lantai di lahan 2 hektar yang hanya berjarak beberapa meter di samping Crea.

“Untuk fasilitas after check out service juga terobosan baru di Bali. Jadi nantinya akan menjadi tempat transit tamu yang sudah check out dari hotel tapi masih menunggu lama waktu penerbangan. Di sana mereka bisa bersantai, massage, sekaligus penitipan barang, dimana nantinya kami pun yang melakukan check-in bagasi mereka ke bandara,” terang Ichsan.

Perkantoran modern Crea The Nusa Dua Resort Office akan dominan dengan tampilan unsur lokal bali dipadu batu alam. Sementara dari segi interior akan dipadukan tiga unsur warna dominan, yakni merah, kuning, dan biru. Ketiga warna yang disebut sebagai kecenderungan warna para startup dan orang kreatif ini disematkan pada ketiga master bangunan tersebut.

“Orang kreatif cenderung dengan tiga warna, yaitu biru, merah, dan kuning. Jadi nantinya ketiga bangunan kami ini akan tampil dengan warna yang berbeda,” kata Joseph.

 

Target Market

GM Sale Crea Ichsan Muhammad (kiri) dan Director Crea Joseph Effendy (kanan) / Foto: Pius Klobor

Pengembangan Crea Resort Office di Nusa Dua ini membidik dua pangsa pasar penyewa, yakni short lease dengan jangka waktu antara 5-10 tahun dan long lease hingga 50 tahun. Sebagai gambaran untuk penyewaan ruangan ritel di sekitar Nusa Dua berkisar Rp350-400 ribu per meter persegi. Sementara untuk office space bahkan ada yang disewakan per jam mulai dari Rp50-100 ribuan per jam.

“Tetapi semua itu dengan fasilitas standar saja. Sementara kami fasilitas lengkap, sehingga lebih menjanjikan. Kalau di hotel tentunya sangat mahal. Dan ternyata bahwa respons pasar juga bagus sekali, karena ini juga menjadi konsep terbaru,” tutur Ichsan.

Crea yang hanya berjarak sekitar 300 meter dari pantai Nusa Dua dihadirkan dengan nuansa resort, direncanakan mulai dibangun Oktober tahun ini. Pembangunan dibagi dalam dua tahap, dimana tahap pertama (lot pertama) akan menelan dana investasi sekitar Rp250 miliar, kemudian tahap kedua (di lot berbeda) juga diperkirakan dengan investasi yang sama. Sehingga total investasi proyek Crea ini mencapai Rp500 miliar.

Joseph memastikan bahwa pengerjaan proyek perkantoran Crea tersebut akan rampung sesuai target, pada Agustus tahun depan. Crea, disebutnya akan menjadi salah satu pusat gaya hidup baru bagi businessman dan startup di Nusa Dua dan Bali.

“Crea itu first, best, and different. Lokasi dalam kawasan yang sangat strategis,” pungkas Joseph. [Pius Klobor]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here