LANTAI KAYU RUMAH PENUH KEHANGATAN

0
261

Lantai kayu selain alami dan eksotis juga mampu menyerap panas atau dingin. Rumah pun menjadi hangat.

Penutup lantai rumah masa kini banyak jenisnya, mulai dari bahan batu alam, marmer, keramik, parket hingga tegel klasik. Pemilihan penutup lantai rumah terkait selera dan kemampuan pemilik rumah. Jenis menutup lantai dari kayu atau yang populer disebut parket. Lantai kayu buat sebagian orang dinilai lebih memiliki eksotik dan alami karena tampilan warnanya yang persis kayu.

Beda dengan lantai marmer atau keramik yang terkesan dingin atau adem, lantai kayu memberi kehangatan bagi penghuni rumah. Keeksotikan lantai kayu tentunya dari warna dan serat-serat alami yang terbentuk sepanjang masa tumbuh pohonnya yang menjadi bahan utama membuat lantai kayu. Sementara kenyamannya lantai kayu dapat menyerap panas atau dingin dan meredam suara.

Umumnya ada tiga jenis lantai kayu. Lantai kayu solid, lantai jenis ini terbuat dari kayu asli. Lantai kayu solid sudah dibentuk menyerupai lantai kayu yang berbentuk lembaran panel dan memiliki celah yang memudahkan pemasangannya. Jenis lantai kayu engineered. Beberapa produsen bahan bangunan menyebut lantai kayu engineered dengan nama lantai kayu multi layer. Berikutnya adalah lantai kayu HDF, lantai kayu ini disebut juga dengan nama lantai kayu laminated. Lantai kayu ini terdiri dari serbuk kayu yang dipadatkan dan dipress menjadi satu. Serbuk kayu yang dipadatkan inilah yang disebut HDF (high density fiber).

Ada dua cara memasang lantai kayu. Pertama, dengan cara click and locking, yang tidak memerlukan lem atau paku untuk merekatkannya. Lantai kayu dapat dibongkar pasang dan dipindahkan ke tempat lain dengan cepat. Kedua, dengan cara glue down yaitu sebelum lantai kayu dipasang terlebih dahulu dilapisi dengan lem atau plywood. Berikut langkah-langkah pemasangan lantai kayu.

  1. Permukaan lantai harus rata dan bersih agar nantinya lantai kayu tidak bergelombang.
  2. Lapisi permukaan lantai yang sudah rata atau lantai lama dengan menggunakan lapisan foam khusus parket yang berfungsi untuk menahan uap air dan mengurangi kelembaban.
  3. Ukur kebutuhan lantai parket, dan sesuaikan panjang dan lebarnya dengan luas ruangan.
  4. Pasang lantai kayu mulai dari bagian tengah ruangan. Susunan lantai kayu bisa seperti pola batu bata atau secara random. Jika seperti batu bata akan tampak rapi, tetapi ruangan terlihat sempit. Sementara secara random, ruangan tampak luas.
  5. Setelah pemasangan selesai, tutup celah perbatasan lantai dan dinding dengan menggunakan sealant. (Hendaru) ‚óŹ

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here