KOLAM CANTIK BELAKANG RUMAH

0
371

Konsep dasar desain interior Jepang adalah kesederhanaan atau mungkin bisa dikatakan mendekati desain minimalis. Orang Jepang kuno menganggap keindahan sejati hanya dapat ditemukan dalam kesederhanaan. Mereka menganggap segala sesuatu yang rumit hanya akan menciptakan kebingungan dan ketegangan. Oleh karena itu, mereka selalu berlatih kesederhanaan ketika berurusan dengan interior rumah.
Hal ini telah berlangsung sejak dahulu kala dilakukan oleh orang Jepang kuno. Kini, masyarakat Jepang modern juga masih mempertahankan kesederhanaan dalam rumah mereka. Terbukti desain interior Jepang tradisional selalu bisa beradaptasi dengan baik dalam kehidupan modern masyarakat Jepang.
Taman belakang pada hunian dengan konsep rumah Jepang, misalnya, terlihat menyatu dengan ruangan karena faktor pemilihan jenis dan bentuk tanaman. Juga pemilihan furnitur yang sederhana dan dilengkapi dengan warna lampu warm membuat ruangan taman menjadi tempat yang nyaman untuk beristirahat.
Konsep perancangan kolam sebaiknya disesuaikan dengan konsep hunian itu sendiri. Hunian atau rumah tinggal bergaya mediteran akan lebih tepat dipadukan dengan kolam dalam rumah dengan konsep mediteran, dapat diaplikasikan dengan menghadirkan elemen-elemen mediteran. Konsep kolam ini memiliki aksen yang sederhana dengan batu alam dan tanaman-tanaman perdu. Dimensi atau ukuran kolam yang akan dibuat disesuaikan dengan luas ruang atau bangunan, hal ini agar sebuah ruang tidak kehilangan fungsinya jika terlalu luas space yang digunakan untuk area kolam atau kolam ikan, maka  kehilangan makna baik estetika maupun fungsional karena space yang diberikan untuk kolam terlalu kecil. Dalam perancangannya, ukuran kolam dapat bersifat fleksibel. Artinya, pembuatan kolam dapat memanfaatkan ruang sisa atau sudut mati ruang.
Finishing atau sentuhan akhir terhadap material turut serta dalam pembentukan karakter kolam. Batu alam dan bebatuan yang ada di sekitar kolam akan menciptakan karakter yang berbeda ketika dibuat dengan dan tanpa coating atau pelapis. Manfaat coating adalah agar material tidak terkena jamur atau lumut yang timbul karena kelembaban yang dihasilkan oleh udara di sekitar kolam.
Namun, beberapa penikmat kolam yang ingin kesan natural pada kolamnya cukup kuat, lebih menyukai keberadaan lumut pada bebatuan kolam, sehingga tidak diperlukan adanya coating pada material kolam.
Selain material, pemilihan elemen atau ornament pengisi kolam juga memiliki peran dalam menunjukan karakter kolam. Elemen pengisi lain untuk kolam dapat berupa, vegetasi, bebatuan, fountain, serta kehadiran ikan sebagai pelengkap kolam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here