Kementerian PUPR Revitalisasi Rusun Tenaga Medis di Sultra

Rusun tersebut dibangun di atas tanah seluas satu hektar. Revitalisasi Rusun tenaga medis ini di laksanakan oleh PT Kamila Jaya dengan total anggaran yang digunakan yakni Rp3,37 miliar.

0
53
rusun tenaga medis di sulawesi tenggara
Rumah susun ASN untuk tenaga medis di Sulawesi Tenggara./ Foto: PUPR

Propertyandthecity.com, Kendari – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merevitalisasi atau melakukan perbaikan rumah susun untuk para tenaga medis yang bekerja di Rumah Sakit Bahteramas di Provinsi Sulawesi Tenggara.

Revitalisasi bangunan vertikal setinggi tiga lantai tersebut menelan anggaran sebesar Rp3,37 miliar.

Baca: Hingga Mei, Program Sejuta Rumah Capai 215.662 Unit

“Saat ini kami tengah melakukan revitalisasi atau perbaikan bangunan rumah susun yang dibangun untuk para tenaga medis di Provinsi Sulawesi Tenggara,” ujar Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Sultra, Hujurat di Kendari beberapa waktu lalu.

Rusun yang diperuntukkan bagi para tenaga medis RSUD Bahteramas Sultra dibangun pada tahun 2018 lalu.

Saat ini Direktorat Perumahan melakukan beberapa revitalisasi agar kondisi rumah susun tersebut menjadi lebih baik dan nyaman untuk dihuni.

Berdasarkan data yang dimiliki SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Sulawesi Tenggara, Rusun tenaga medis RSUD Bahteramas dibangun setinggi tiga lantai dengan jumlah kamar sebanyak 42 unit dan tipe hunian atau kamar tipe 45.

Rumah susun tersebut dibangun di atas tanah seluas satu hektar. Revitalisasi Rusun tenaga medis ini di laksanakan oleh PT Kamila Jaya dengan total anggaran yang digunakan yakni Rp3,37 miliar.

Baca: Rusun Mahasiswa Difungsikan Sebagai Lokasi Karantina Perawat Covid-19

“Kami upayakan pelaksanaan program revitalisasi rusun tenaga medis ini bisa segera selesai sehingga para tenaga medis bisa segera menghuni. Apalagi saat ini para tenaga medis sangat dibutuhkan untuk penanganan Covid-19,” terangnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here