Kementerian PUPR Dorong Pemanfaatan Teknologi Pra Cetak Untuk Rusun

Program Sejuta Rumah yang akan dilaksanakan pemerintah pada tahun-tahun mendatang juga akan diarahkan pada pembangunan hunian vertikal di sejumlah provinsi di Indonesia.

0
37
teknologi pra cetak
Kementerian PUPR dorong pemanfaatan teknologi pra cetak untuk rumah susun./ Foto: PUPR

Propertyandthecity.com, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan mendorong pemanfaatan teknologi pra cetak untuk pembangunan rumah susun (Rusun).

Adanya teknologi pra cetak diharapkan selain mempermudah proses pembangunan juga mempersingkat waktu pembangunan hunian vertikal.

Baca: Gunakan Panel Modular, Fasilitas Karantina di Pulau Galang Akan Rampung 2-3 Minggu

“Penggunaan beton pra cetak akan mempercepat pembangunan rumah susun di Indonesia,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid saat menghadiri Presentasi Teknologi Pra Cetak dalam Pembangunan Rusun oleh PT Wika di Kementerian PUPR, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Dalam kegiatan tersebut tampak hadir Plt. Direktur Rumah Susun Maryoko Hadi; Kepala Satuan Kerja Pengembangan Perumahan Bisma Staniarto; Pejabat Pembuat Komitmen Perencanaan dan Pengendalian Satuan Kerja Pengembangan Perumahan; PPK Rumah Susun Bertingkat Tinggi Satker Pengembangan Perumahan; perwakilan PT Wika, PT Wika Beton; PT Waskita Karya, PT Adhi Karya; PT Brantas Abipraya; PT Nindya Karya; PT Pembangunan Perumahan; dan PT Bina Karya.

Khalawi menambahkan, proses dan waktu pembangunan Rusun dengan memanfaatkan beton pra cetak akan lebih cepat dibanding dengan pembangunan dengan cara konvensional.

Baca: PUPR: 2.750 Rumah di KSPN Akan Dijadikan Homestay

Dengan demikian diharapkan ke depan pelaksanaan pembangunan Rusun di Indonesia ke depan bisa memanfaatkan teknologi tersebut dengan tetap memperhatikan kualitas hasil pembangunan.

“Pemanfaatan teknologi pra cetak modular dilakukan di Rumah Susun Mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) di Jatinangor, Bandung,” kata Khalawi.

Lebih lanjut, Khalawi menerangkan, Program Sejuta Rumah yang akan dilaksanakan pemerintah pada tahun-tahun mendatang juga akan diarahkan pada pembangunan hunian vertikal di sejumlah provinsi di Indonesia.

Apalagi lahan perumahan yang semakin terbatas mau tidak mau juga akan membuat Pemda untuk mendorong masyarakatnya tinggal di Rusun.

Sistem pra cetak ini, imbuhnya, juga sudah lulus uji coba dari Puskim Balitbang Kementerian PUPR. Beton pra cetak ini memiliki keunggulan mutu, keunggulan kecepatan, lebih kedap suara, lebih kedap terhadap panas.

Baca: Covid-19 Dorong Perusahaan Lebih ‘Bersahabat” dengan Teknologi

“Ditjen Perumahan mempunyai Program Sejuta Rumah di kota-kota besar di Indonesia yang berbentuk tower Rusun. Jadi dengan beton pra cetak ini kami bisa mempercepat proses pembangunannya,” harapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here