JKT Living Star, Apartemen Murah di Jakarta Timur

0
294

Kucurkan dana sebesar US$ 150 juta, PT Sindeli Propertindo Abadi memulai proyek perdananya di bidang properti. Mengambil kawasan di Pasar Rebo, Jakarta Timur, pengembang membangun blok hunian, JKT Living Star, hunian ramah lingkungan dan akan menjadi zona gaya hidup urban yang baru di Jakarta Timur.

JKT Living Star dibangun di atas lahan seluas sekitar 48.000 meter persegi, di kawasan yang diklaim strategis di antara UI, Cibubur, Ciracas, dan Depok. Rencananya akan dibangun sebanyak 6 tower apartemen, plus distrik komersial, lengkap dengan berbagai fasilitas, mulai dari taman kanak-kanak, taman kebugaran, balai serbaguna, taman rekreasi, halte bus, klinik, hingga 666 meter jogging track.

Ada empat zona yang berada di sekitar kawasan hunian, yakni Art Commercial Pedestrian Street, Living Space, Eco-Park, dan Breathing Apartment. Keempat zona ini menghadirkan hunian ramah lingkungan, pusat perbelanjaan modern, pusat kuliner, hiburan, rekreasi, olahraga, seni budaya, sosialisasi, bisnis, pendidikan, dan lainnya.

Sebagai hunian dengan target pasar kalangan profesional menengah Jakarta, pengembang mematok harga terjangkau, yakni mulai dari Rp 260 jutaan (termasuk PPn).

Sebagaimana konsep hunian tersebut, Director PT Sindeli Propertindo Abadi, Huang De Xin menjelaskan bahwa JKT Living Star akan dibangun dengan konsep pengembangan perumahan ramah lingkungan yang mengedepankan keharmonisan antara manusia dan alam.

“Selain ramah lingkungan, proyek ini juga meningkatkan kualitas kehidupan para penghuni dengan menerapkan 5 Upgrade, yaitu Upgrade Bangunan, Landskap, Zona Komersial, Sarana Kehidupan, dan Servis. Dengan begitu sehingga penghuni bisa menikmati kualitas hidup urban modern yang berkelas,” terang Huang De Xin dalam Grand Opening Marketing Gallery JKT Living Star di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Minggu (8/1/2017).

Building Upgrade, lanjutnya, merupakan perpaduan antara fungsi komersial dan fungsi hunian. Untuk zona komersial, digunakan sistem penataan terbuka, sedangkan untuk zona hunian dengan penataan progresif berkonsep tertutup dan semi-tertutup.

Sedangkan Landscape Upgrade artinya desain lanskap JKT Living Star mengutamakan perpaduan antara manusia, alam, budaya, dan lingkungan dan berkomitmen mewujudkan rasio ruang hijau sebesar 65% demi terciptanya keseimbangan antara kemakmuran dan lingkungan.

Lebih jauh menurut Huang De Xin, Commercial Upgrade dicapai dengan menghadirkan 3 distrik komersial dan Pusat Perbelanjaan menggunakan konsep superblok yang lazim di Amerika, untuk menggabungkan jaringan bisnis lintas dimensi, lintas fungsi, dan lintas waktu, sehingga tercipta sebuah sentra komersial satu atap di kawasan emas JKT Living Star.

Sementara Facilities Upgrade menghadirkan layanan sarana yang lengkap untuk mendukung aktivitas kehidupan sehari-hari yang sehat dan modern bagi para penghuni.

Service Upgrade dengan prinsip lebih nyaman, lebih dekat. Keamanan dan kenyamanan para penghuni sebagai prioritas layanan seperti personel pengamanan 24 jam, sistem kartu akses, pengawasan CCTV, sistem pertolongan darurat. Selain itu, fasilitas seperti operasional lift, jaringan televisi kabel, internet serat optik berkecepatan tinggi, dan sistem pengumuman massal juga dijamin,” jelasnya.

Dengan berbagai keunggulan itu, PT Sindeli Propertindo Abadi yakin bahwa JKT Living Star akan menjadi salah satu solusi bagi permasalahan kekurangan hunian bagi kelas menengah, khususnya di dalam wilayah ibukota Jakarta. Berbagai kelebihan ini juga akan menjadikan JKT Living Star menjadi sentra gaya hidup urban yang akan populer di kawasan Jakarta Timur di masa depan.

“Kami sangat mementingkan kualitas dan dan efek branding proyek pertama JKT Living Star, dan di saat yang sama tetap memperluas mengembangan proyek berikutnya, serta sudah mempunyai sejumlah lokasi lain di daerah Jakarta, dan terus bergerak menuju visi keseluruhan kami,” tutup Huang De Xin. [pio]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here