Jelang Akhir Tahun, SPS Group Sabet Penghargaan di Dua Ajang Berbeda

0
602
proyek sps group villa kencana cikarang
Villa Kencana Cikarang (Salah satu proyek SPS Group di Bekasi) adalah proyek rumah murah bagi MBR yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada Mei 2017 lalu./ Foto: Pius Klobor

PT Sri Pertiwi Sejati (SPS Group) masih fokus menggarap segmen menengah bawah, khususnya perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Pengembang pun menjadi garda terdepan pembangunan rumah rakyat.

Kecepatan penjualan menjadi jurus jitu SPS Group dalam menjalankan bisnisnya. Pengembang dikenal sebagai developer spesialis rumah subsidi alias rumah murah.

Hal ini tidak terlepas dari kebutuhan pasar yang sangat besar dan merujuk pada angka GDP per kapita, mayoritas penghasilan penduduk Indonesia sebesar 3.700 dollar Amerika/tahun yang artinya bila dibagi per bulan rata-rata Rp3,8 juta.

Baca: Asmat Amin, Tokoh Pengembang Rumah Rakyat Paling Populer 2019

“Angka yang disebutkan itu artinya rata-rata kemampuan mencicil penduduk Indonesia berkisar Rp1,2 juta-Rp1,3 juta/bulan,” kata Asmat Amin, Managing Director SPS Group.

“Ini artinya untuk segmen rumah subsidi dan subsidi plus atau juga disebut dengan MBR, tidak mengenal istilah lesu karena pasarnya yang sangat besar dan merupakan kebutuhan utama. Makanya kita fokus di pasar ini,” tambah Asmat.

Tak banyak developer yang fokus seperti SPS Group yang fokus pada segmen rumah subsidi yang ditujukan untuk MBR. Selama 18 tahun pengembang telah berhasil mensuplai lebih dari 100 ribu unit. Tahun 2018 SPS Group berhasil menjual sebanyak 10 ribu unit dari beberapa proyeknya.

Kecepatan juga menjadi kunci sukses pengembangan rumah murah. Karena margin keuntungan yang tipis, pengembangannya harus dilakukan dengan kecepatan yang tinggi untuk memperlancar cashflow perusahaan.

Misalnya, memasarkan 2.500 unit rumah harus bisa dilakukan dalam 1,5-3 bulan sehingga dana yang ada bisa digunakan untuk membeli lahan baru sehingga pengembangan dan belanja tanah bisa berjalan seiring untuk menjamin kontinuitas perusahaan.

Baca: SPS Group Optimis Capai Target 15.000 Unit Rumah

Atas konsistensinya di ceruk pasar tersebut, jelang akhir tahun 2019 ini, PT Sri Pertiwi Sejati kembali menuai prestasi dengan menyabet penghargaan di dua ajang bergengsi segmen bisnis properti.

Pertama adalah penghargaan RealEstate Creative Award (RCA 2019), kategori “Top FLPP Developer Of The Year”. Kedua, penghargaan dari Housing Estate Award 2019, dimana SPS Group dianugerahi “The Most Favourite Of Subsidized House Marketing Developer in Indonesia”.

Bagi Asmat, penghargaan yang diterima tersebut menjadi cambuk untuk terus berinovasi dalam pengadaan hunian bagi MBR.

“Semua penghargaan ini akan menjadi cambuk untuk kami lebih bisa berinovasi dan berkreasi dalam hal pengadaan hunian untuk masyarakat berpenghasilan rendah, dalam hal ini rumah subsidi,” tutup Asmat Amin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here