Pangkal Pinang Keindahan Alam Yang Menggoda

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

PANGKAL PINANG(Bangka Belitung)

 

Keindahan Alam Yang Menggoda

Kesuksesan Film Laskar Pelangi menjadikan Propinsi Bangka Belitung terkenal terutama bagi wisatawan domestik. Kota Pangkalpinang sebagai ibukota Bangka Belitung kini menjadi salah satu alternatif wisata lokal sebagai pengganti Pulau Dewata atau Bali.

dengan pantai pasir putihnya, masih belum lengkap bila kita belum mencicipi sajian kuliner khas daerah dan tempat-tempat wisata yang sarat sejarah.

Setelah kita mendarat di Bandara Depati Amir, kita akan berkeliling Kota Pangkalpinang. Agar tidak penasaran apa saja yang bisa kita lakukan di Bumi Serumpun Sebalai ini, berikut beberapa panduan apa saja yang bisa Anda lakukan saat berada di Kota Pangkalpinang, dengan segala kelebihan budaya, kuliner dan keindahan alamnya.

Where to Go

Keberagaman suku agama menjadi kelebihan dari kehidupan masyarakat Kota Pangkalpinang. Perbedaan menjadi satu kesatuan untuk hidup saling berdampingan dengan damai. Begitu pula dari keberadaan obyek wisata yang ada, semua mencerminkan kekhasan tersendiri.

Wisata Pantai

Pantai Matras
Menempuh perjalanan sekitar satu jam, kita sudah bisa menikmati keindahan Pantai Matras yang memiliki pasir putih dan pantainya yang landai dengan panjang mencapai 3 km serta lebar 20-30 meter. Berlokasi di Desa Matras, Kecamatan Sungailiat, di sini masih banyak berdiri pepohonan alami yang tumbuh di sepanjang garis pantai. Sangat cocok bagi Anda yang ingin menikmati suasana pantai di sore hari dengan berjalan kaki.

Pantai Parai
Sangat terjaga kebersihan dan keamanannya menjadi nilai lebih dari Pantai Parai, karena berada dalam lokasi Parai Resort yang dikelola oleh pihak swasta. Dari kejauhan kita bisa langsung melihat batu-batu besar menghiasi pinggir pantai dengan pasir putihnya, dimana Anda bisa berenang dan bermain banana boat, hingga menginap di beberapa kamar resort yang disewakan.

Pantai Tanjung Pesona
Terletak di antara Pantai Teluk Uber dan Pantai Tikus, Pantai Tanjung Pesona memiliki panorama laut lepasnya yang begitu indah. Berada di Desa Rambak, Kecamatan Sungailiat, pantai ini mudah diakses dengan kendaraan roda empat. Susunan bebatuan besar menambah pesona alami dari Pantai Tanjung Pesona yang memiliki air yang jernih.

Pantai Pasir Padi
Memiliki garis pantai  yang landai hingga 300 meter, Pantai Pasir Padi sering digunakan untuk lokasi balap sepeda motor karena struktur pasirnya yang padat. Banyak wisatawan lokal dan mancanegara yang menghabiskan waktu bermain air di pantai dengan ombaknya yang tenang dan bersantai hingga matahari terbenam.

Wisata Sejarah

Museum Timah Indonesia
Timah menjadi sumber daya alam yang pernah mengangkat Pulau Bangka menjadi salah satu penghasil Timah terbesar di Indonesia. Nah, untuk mengetahui bagaimana sejarahnya, kita bisa datang ke Museum Timah yang berada di Jalan Jenderal Ahmad Yani No.17. Di sini terdapat berbagai alat tradisional hingga modern yang digunakan menambang timah.

Rumah Residen
Berada tepat di Jalan Merdeka No. 1, rumah dinas Walikota Pangkalpinang ini menjadi saksi bisu dari masa Pemerintahan Belanda. Dulunya adalah Rumah Residen yang dibangun pada 1913 sebagai pusat kekuasaan tentara Belanda yang menjadikan Kota Pangkalpinang sebagai salah satu basis kekuatan militer menyerang Indonesia.

Wisata Religi

Masjid Jamik
Masjid Jamik merupakan salah satu masjid terbesar dan tertua di Kota Pangkalpinang sejak pembangunannya pada 1936. Keunikan dari masjid ini yaitu antara tangga depan membentuk setengah lingkaran dengan atap yang ditopang oleh tiang penyangga berjumlah 5 yang mengandung arti Rukun Islam, dan 6 tiang penyangga lainnya menggambarkan Rukun Iman dalam Islam.

Gua Maria
Beranjak ke arah Kecamatan Belinyu dengan perjalanan sekitar satu jam, kita menuju Gua Maria atau yang dinamakan Goa Maria Bunda Pelindung Segala. Kesakralan tempat ini sangat terasa ketika menginjakan kaki di area ini. Pada waktu-waktu tertentu, Goa Maria ramai dikunjungi oleh masyarakat setempat dan para wisatawan untuk melakukan ibadah bagi Umat Kristiani.

Gereja Protestan Indonesia Barat (GPIB) Maranatha
Gereja Protestan Indonesia Barat (GPIB) Maranatha adalah gereja tertua yang ada di Kota Pangkalpinang didirikan pada 1927. Dibangun masa Pemerintahan Hindia Belanda dengan nama sebelumnya Kerkeraad der Protestansche Gemeente to Pangkalpinang. Hingga saat ini masih menjadi tempat ibadah umut Kristen Protestan
yang dapat menampung sekitar 200 orang jamaah.

Kelenteng Kwan Tie Miau
Berada di tengah-tengah pusat niaga, tepatnya di Pasar Mambo, Kelenteng Kwan Tie Miau adalah kelenteng tertua sejak 1841. Meski di pusat keramaian yang juga china town di Kota Pangkalpinang, bangunan ini cukup terawat dan banyak didatangi oleh penganut Konghucu yang ingin bersembahyang.

What to Eat

Mie Koba
Rasa manis dari racikan mie koba menjadi ciri khas dari masakan Kota Pangkalpinang selain mie bangka. Mie kuning yang digunakan merupakan buatan rumahan yang sedikit kenyal, disajikan tauge dan disiram kuah hangat dari kaldu gilingan ikan tenggiri. Rasa sedikit kayu manis menambah kelezatan mie koba yang nikmat disantap selagi hangat.

Lakso
Terbuat dari adonan tepung beras dan sagu yang dibentuk mirip kue putu mayang. Lakso disajikan bersama kuah santan kental dan potongan ikan tenggiri. Warna kuning dari kuah bumbunya mengandung campuran bumbu seperti kemiri, kunyit, bawang merah dan putih, ketumbar serta taburan bawang goreng.

Otak-otak
Otak-otak selalu menjadi incaran oleh-oleh bagi siapa pun yang ke Kota Pangkalpinang. Rasa khas ikan tenggiri menjadi nilai lebih yang disantap dengan beberapa saus yaitu sambal tauco, rasa pedas dan cuka. Otak-otak enak dimakan sesaat diangkat dari panggangan selagi hangat, karena rasa segar olahan ikannya akan terasa.

Lempah Kuning
Warna kuahnya yang berwarna kuning menjadi ciri dari masakan Lempah Kuning, yang mengutamakan bumbu kunyitnya, campuran asam jawa, sedikit terasi serta beberapa rempah-rempah lainnya. Dari racikan aneka bumbu tersebut, memunculkan rasa asam manis dengan potongan ikan didalamnya dan biasa disantap berdampingan bersama nasi hangat.

Where to Shop

Tidak lengkap jika berkunjung ke sebuah lokasi wisata baru tanpa membeli oleh-oleh atau cinderamata setempat. Di Pulau Bangka terkenal dengan aneka kerupuknya yang terbuat dari aneka hewan laut seperti ikan, cumi dan udang.

Kampung Pengrajin Kemplang
Tidak puas hanya membeli di aneka oleh-oleh khas Bangka di toko, kita bisa datang ke Jalan Aer Mangkok dan Air Itam. Dimana bisa langsung melihat pembuat kerupuk kemplang dari awal pengolahan. Atau di beberapa toko yang ada di pusat Kota Pangkalpinang.

Pusat Kain Cual
Kain Cual merupakan kain batik khas Pangkalpinang yang sering dicari wisatawan yang datang untuk dibawa pulang. Untuk membelinya, Anda bisa menuju Cual Maslina di Jalan Raya Sungaililat dan Cual Ishadi di Jalan Jendral Ahmad Yani. Di sini kita bisa memilih ragam bentuk kain cual dalam bentuk utuh atau sudah jadi pakaian dan aneka pernak-pernik lainnya.

Rabu, 5 Maret 2014

You have no rights to post comments