×

Notice

There is no category chosen or category doesn't contain any items

CO-WORKING SPACE Bro, Nih Tempat Gue Kerja

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

SOHO dan WOHO sudah lewat. Kini muncul Co-working Space buat para startup dan para freelancer profesional. Harga sewanya bervariatif.

Dulu ada WOHO sekarang ada Co-working Space. Namanya sedikit keren buat generasi milenial. Sebetulnya jauh sebelum ada WOHO (work office home office) sudah ada istilah SOHO (small office home office), sebuah konsep hunian untuk tempat tinggal sekaligus juga sebagai tempat bekerja. Seperti juga WOHO, SOHO dan Co-working Space, sebagai jawaban kebutuhan hunian kalangan anak muda, keluarga muda, para professional yang sangat mengandalkan internet untuk bekerja dari tempat tinggalnya.

Baik konsep SOHO maupun WOHO diadaptasi dari Singapura karena konsep hunian ini banyak diminati para professional dan pengusaha muda. Di Singapura yang mayoritas warganya tinggal di apartemen, sangat memanfaatkan apartemen untuk juga tempat bekerja. Inilah yang coba diapatasi ke Indonesia, yang saat ini tinggal di apartemen sudah familiar di kalangan anak muda dan keluarg muda.
Co-working Space disebut-sebut sebagai generasi terbaru dari SOHO yang diartikan sebagai ruang bersama tempat dimana para individu-individu yang memiliki latar belakang pekerjaan ataupun bisnis bekerja dalam sebuah tempat.

Desain Co-working Space biasanya mengusung konsep open space atau transparansi. Dengan begitu, ruangan kerja ini akan semakin mendukung semangat dan produktifitas kerja para startup. Tentu bukan hanya startup saja yang cocok dengan Co-working Space. Mereka yang memiliki bisnis digital secara individu hingga para freelancer profesional yang membutuhkan tempat untuk bekerja di luar rumah namun tidak seperti di kantor.
Para startup yang notabene baru memulai sebuah usaha tentu lebih menginginkan ruang kerja yang lebih dinamis, tanpa mengeluarkan banyak uang untuk menyewa sebuah ruang kantor, apalagi dengan rutinitas masuk pagi, pulang malam. Penyewa pun bisa bayar bulanan atau bahkan harian dengan harga bervariasi, mulai dari Rp50 ribu per hari (12 jam) hingga jutaan rupiah per bulan.

Semakin Diminati

Salah satu penyedia ruang kolaborasi adalah EV Hive yang sudah mengembangkan sebanyak 17 Co-working Space di Indonesia. PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) dan PT Bahanasemesta Citranusantara baru saja meresmikan Jenius x EV Hive Co-working Space di Menara BTPN Mega Kuningan, Jakarta Selatan. Jenius x EV Hive menyasar komunitas bisnis startup ini menyediakan ruang seluas 1.800 m2 dengan beragam fasilitas seperti area co-working, ruang meeting, dan 40 ruang kantor khusus.

Sebelumnya, co-working space juga sudah dikembangkan di The Breeze, BSD City oleh Sinar Mas Land bersama EV Hive. Luasnya mencapai 432 m2 dengan 32 tempat duduk dalam sebuah ruangan bersama, dan dua ruang konferensi yang kedap suara untuk dipergunakan sebagai tempat conference calls. EV Hive The Breeze tersebut terbuka untuk umum, mulai dari usaha kecil dan menengah di industri kreatif hingga freelancer dan startups. Saat ini harga per orang berkisar mulai dari Rp4.167 per jam atau sekitar Rp50.000 per hari (12 jam), atau jika sewa selama sebulan sebesar Rp1 juta.

Agung Podomoro Land juga menyediakan ruang bagi startup di APL Tower lantai 25, dalam kawasan Central Park, Jakarta Barat. EV Hive Satellite @Central Park adalah salah satu Co-working Space minimalis yang sangat cocok bagi founder startup, juga para mahasiswa, lantaran letaknya yang sangat dekat dengan beberapa universitas besar. Harga sewa ruang tersebut pun hampir sama, berkisar Rp1 juta per bulan.
Pengembang lain yang juga menyediakan ruang bagi startup adalah PT Jaya Bumi Cakrawala, anak perusahaan dari JHL Group di proyeknya Carstensz Residence. Sedangkan Metropolitan Karyadeka Ascendas (MKA) melalui One Parc Puri di Tangerang, menawarkan Co-working Space yang tergabung dalam konsep WOHO bangunan di Menara Olea. Ukurannya berkisar 5x5 m2 yang dapat menampung 4-5 orang. [Pius Klobor] ●

You have no rights to post comments