Tinggi Peminat di Bandung, Podomoro Park Sukses Lelang NUP Dalam Waktu 15 Menit

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Podomoro Park dibangun di lahan 100 hektar, dimana 50% lahan digunakan sebagai area hijau dan sisanya dibangun hunian, area komersial, dan perkantoran. Harga tahap awal dibanderol mulai Rp1,3-3,5 miliar.

 

Properti Indonesia memang belum sepenuhnya pulih, namun permintaan properti di Kota Bandung tetap tingggi. Hal ini terbukti dari serbuan peminat properti dalam acara pengenalan produk Podomoro Park di Bandung Kamis (2/11/2017) lalu.

Produk anyar yang ditawarkan pengembang nasional, PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) ini merupakan kawasan hunian terpadu yang berlokasi di Bandung Selatan. Dalam acara tersebut pengembang berhasil melelang Nomor Urut Pemesanan (NUP) untuk satu cluster dalam waktu hanya 15 menit.

Baca Juga: Mayoritas Pencari Properti di Bandung Incar Rumah Rp500 Jutaan

“Ini merupakan rekor. Sebuah proyek properti dapat menarik antusiasme agent sebanyak ini dan mampu mengumpulkan NUP satu cluster hanya dalam waktu 15 menit,” kata CEO PROJEK Indonesia, Andy Natanael.

PROJEK Indonesia adalah suatu supporting system yang menyatukan seluruh network agent broker di Indonesia, termasuk di dalamnya Century 21 Indonesia, ERA Indonesia, dan Promex Indonesia yang bersama-sama berkolaborasi dalam menjual proyek Agung Podomoro Land.

Bagi customer yang berminat, saran Andy, agar segera ke kantor agent terdekat untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai harga dan detail produk tersebut.

Adapun acara pengenalan produk yang berlangsung di Hotel Harris, Bandung diikuti 350 agent dari 24 kantor agent properti Kota Bandung. Kegiatan ini juga dihadiri Assistant Vice President Strategic Marketing APLN, Agung Wirajaya.

Tiga Tahap

Podomoro Park merupakan hunian eksklusif di Buahbatu, Bandung Selatan yang menghadirkan konsep green natural living. Berada di kawasan yang alami, dikelilingi perbuktinan nan hijau. Kawasan ini memiliki aksesibilitas yang mudah ke pusat kota Bandung dan Jakarta, karena jaraknya hanya 2 km dari Gerbang Tol Buah Batu.

Komplek Podomoro Park berada di atas lahan seluas lebih dari 100 hektar. Sebagai komitmen terhadap pelestarian lingkungan, sebanyak hampir 50 persen lahan didedikasikan untuk kawasan terbuka hijau dan danau. Sedangkan untuk menunjang kebutuhan para penghuni, disiapkan lahan seluas sekitar 10 hektar sebagai area komersial.

Fasilitas lain yang akan disiapkan adalah jogging track, kolam renang, pusat kebugaran, club house, dan sebagainya. Termasuk sistem keamanan 24 jam.

Baca Juga: Rampung Tahap I, Komitmen APLN Hadirkan Kawasan Terintegrasi Skala Kota di Cimanggis

Pengembangan tahap awal terdiri dari 3 cluster yang akan dipasarkan, yakni Cluster (deluxe) Amagriya Eka dan Amagriya Dwi dengan ukuran mulai dari 6x15, juga Cluster (premium) Anapuri Eka dengan ukuran mulai dari 8x20 meter. Seluruh tipe merupakan rumah dengan 2 lantai. Adapun harga dibanderol mulai dari Rp1,3 – Rp3,5 miliar yang ditargetkan rampung pada akhir 2018.

“Dengan kenaikan rata-rata antara Rp15-20 persen, maka dipastikan Podomo Park menjadi pilihan terbaik untuk tinggal maupun berinvestasi,” kata Agung Wirajaya.

Podomoro Park akan dikembangkan dalam 3 tahap dengan total hunian mencapai 3000 unit rumah. Dipastikan hunian ini bakal menjadi rebutan end user di sekitar Bandung Raya dan Jabodetabek.

Sebagai pengembang nasional dengan reputasi internasional, Agung Podomoro Land senantiasa menghadirkan produk properti yang berkualitas. Perusahaan juga dikenal sebagai pengembang kawasan terpadu, komersial area, perkantoran dan hunian tapak. Proyek propertinya tersebar di Jakarta, Batam, Medan, Balikpapan, Samarinda dan sebagainya. [Pius Klobor]