EKSPANSI SERPONG MELAMBAT

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

 

Pertumbuhan Harga Tanah Rata-Rata Tertinggi
Perumahan Wilayah Serpong

Pertumbuhan Harga Tanah Rata-Rata Terendah
Perumahan Wilayah Serpong

Secara alamiah diperkirakan harga rumah di hampir semua wilayah Serpong dan sekitarnya mulai melambat. Perlambatan ini jangan diartikan harga akan jatuh, melainkan tetap tumbuh meskipun kenaikannya tidak setinggi beberapa tahun yang lalu.

Dalam kurun waktu 2010 – 2013 kenaikan harga rumah di wilayah Serpong sangat fantastis. Lihat saja bagaimana kenaikan harga rumah yang terjadi di Alam Sutera periode 2009 – 2013 yang mencapai pertumbuhan tertinggi dibandingkan proyek lainnya.
Diperkirakan saat ini Alam Sutera masih menempati posisi dengan harga tanah tertinggi antara Rp. 9,9 – 14,5 juta/m2. Meskipun demikian di akhir tahun 2013 sudah mulai mengalami perlambatan. Harga yang telah terlalu tinggi, membuat Alam Sutera belum meluncurkan cluster barunya dan beralih mengembangkan perumahan di segmen lebih rendah di Suvarna Sutera Residence, Pasar Kemis, Tangerang.

Di Gading Serpong (Summarecon Serpong dan Paramount Serpong) memperlihatkan kenaikan harga tanah yang tidak terlalu berfluktuasi dengan kisaran harga Rp. 8,5 – 12,7 juta/m2. Namun di cluster-cluster tertentu harga tanah bisa mencapai Rp. 29 juta/m2.

Lebih ke Tangerang, kita beralih ke Kota Modern dengan pertumbuhan harga yang relatif lebih rendah dengan kisaran harga Rp. 7,5 – 10 juta/m2. Namun di tahun 2013 pertumbuhan harga di Kota Modern relatif lebih tinggi meskipun secara keseluruhan memasuki siklus perlambatan.

Kawasan Bumi Serpong Damai (BSD) yang terbesar di Serpong (6.000 ha) memberikan varian harga tanah yang sangat bervariasi. Meskipun demikian secara rata-rata, harga tanah di BSD berkisar antara Rp. 9,5 – 13 juta/m2 menempel harga tanah Alam Sutera.

Kamis, 6 Maret 2014

 

 

You have no rights to post comments