×

Notice

There is no category chosen or category doesn't contain any items

SIGNATURE PARK GRANDE NILAI STRATEGISNYA ADA DI GOLDEN GATE

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Lokasinya menjadi nilai lebih karena berada di pintu masuk dari berbagai kawasan penyangga ibukota. Apartemen fully furnished ini harganya sudah di kisaran Rp2 miliar.
Signature Park Grande (SPG) adalah kawasan hunian terpadu (mixed-use) yang dikembangkan oleh PT Pikko Land Development Tbk bersama PT Pelaksana Jaya Mulia Group. Proyek yang berada di Jalan MT Haryono, Jakarta Timur ini mengusung sejumlah keunggulan dibandingkan beberapa kompetitor di koridor yang sama. Apartemen kelas menengah ini memiliki posisi terbilang strategis, berada persis di simpang Jalan MT Haryono dan Jalan Dewi Sartika. Proyek ini juga masih dalam jangkauan area central business district (CBD) Jakarta dan juga merupakan pintu masuk (golden gate) pergerakan masyarakat yang tinggal di Bekasi, Depok, Bogor, bahkan Bandung.
“Lokasi kami berada di dekat pintu masuk dari beberapa daerah sekitar. Sehingga selain warga Jakarta, terutama Jakarta Selatan, konsumen kami juga banyak dari luar, bahkan dari Bandung,” ujar Alvin Kurniawan, Marketing Agent Coordinator Signature Park Grande.

Kawasan hunian ini juga dibangun dengan konsep transit oriented development (TOD) lantaran berada di pusaran jaringan infrastruktur. Lokasinya hanya berjarak sekitar 900 meter menuju Jakarta Inner Ring Road melalui gerbang Tol Cawang. Stasiun commuter line Cawang juga hanya berjarak sekitar 1 km dan hanya 400 meter menuju Halte Tranjakarta. Tidak hanya itu, pembangunan infrastruktur penghubung Tol Becakayu (Bekasi-Cawang-Kampung Melayu) dan LRT yang direncanakan selesai 2018 juga pastinya akan semakin menaikkan nilai proyek tersebut. Apalagi bakal ada stasiun LRT yang hanya terpaut beberapa meter dari stasiun kereta api Cawang.
Siap Huni


Pikko telah membangun dua menara apartemen yaitu The Light dan Green Signature di atas lahan seluas 4,4 hektar, menyusul kemudian fasilitas komersial, termasuk sebuah mini mal. Adapun The Light Signature terdiri atas 1.600 unit apartemen, sementara Green Signature sekitar 1.000 unit.
Ada tiga tipe tersedia di setiap menara itu, yakni Studio (25,16 m2), 1 bedroom (35,24 m2), dan 2 bedroom  (43,04 m2) untuk di menara The Light. Tipe yang sama tetapi dengan ukuran yang sedikit berbeda juga ada di menara Green Signature, yakni Studio A (25,96 m2), 1 bedroom A (37,63 m2), dan 2 bedroom (49,29 m2). Ketiga tipe di kedua menara tersebut memiliki balkon dengan beberapa tawaran view, seperti  Kota Jakarta, Gunung Salak Bogor, termasuk view fasilitas kawasan.
Awal pemasaran, tahun 2011 berada di kisaran Rp300 jutaan untuk tipe Studio. Saat ini, dengan tipe yang sama dibanderol mulai Rp800-900 jutaan. Bahkan untuk tipe 2 bedroom sudah di kisaran Rp2 miliar. “Sekarang tahun ketujuh. Sedikit lambat karena penambahan jumlah lantai, sehingga proses perizinan harus dimulai dari awal lagi,” terang Alvin.
SPG merupakan apartemen fully furnished termasuk kelengkapan perangkat elektronik. Saat ini penjualan di kedua menara sudah mencapai 80 persen. Menurut Alvin, sekitar 500-an unit tersisa merupakan unit dengan view terbaik. Adapaun menara The Light sudah siap huni dan secara bertahap sedang diserah terimakan kepada konsumen. Sementara Green Signature akan serah terima mulai akhir tahun ini. “Jadi kalau beli tower The Light saat ini, sudah bisa langsung dihuni,” tegasnya. (Pius Klobor) l