×

Notice

There is no category chosen or category doesn't contain any items

REGATTA HUNIAN BAHARI YANG MENDUNIA

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Sepuluh menara yang mengadopsi kota-kota dunia diharapkan mampu membawa Regatta sebagai ikon yang mendunia.

Sebuah apartemen di teluk Jakarta, persisnya di Pantai Mutiara, Jakarta Utara, menawarkan sensasi tinggal di perahu layar yang siap mengajak Anda bertualang ke laut lepas. Adalah Regatta, sebuah nama yang bermakna perlombaan kapal layar yang lengkap dengan pemandu mercusuar, kompas, dan tentunya semangat bertualang untuk memenangkan Anda.  
Keunikan konsep hunian apartemen Regatta ini ditawarkan oleh Badan Kerjasama Mutiara Buana (BKMB), gabungan PT Intiland Development Tbk dan PT Global Ekabuana. Regatta dipersembahkan sebagai bagian terakhir dari pengembangan Pantai Mutiara, yang diharapkan akan menjadi masterpiece, bangunan ikonik di Indonesia, bahkan dunia. Regatta yang diarsiteki oleh Tom Wright dari WS Atkins Consultans asal Inggris, yang juga perancang bangunan Burj Al Arab di Dubai, terkenal dengan karya-karya yang fenomenal. “Tall ship sail to distance land only guide by the lighthouse, compass, and spirit of adventure,” ujar Tom ketika menawarkan konsep Regatta.
Ucapan sang arsitek ini kemudian diterjemahkan dalam proyek di lahan seluas 11 hektar. Anto Sudaryanto, Head of Planning and Monitoring Division, PT Intiland Development, Tbk menjelaskan makna dibalik ucapan Tom tersebut. Adapun Tall ship kalau dilihat dari jajaran perahu-perahu layar, maka layarnya akan sangat dominan. Ini kemudian diterjemahkan dalam bentuk tower apartemen-apartemen.
Kemudian lighthouse, sebuah bangunan ikonik melengkung yang direncanakan sebagai hotel. Bagunan ini seakan menjadi mercusuar menerangi 10 menara Regatta. “Sebetulnya idenya Tom, nanti di atas akan ada satu area bersama yang dilengkapi dengan lampu, sehinggan dari laut akan terlihat seperti mercusuar,” jelas Anto kepada Property and the City di Intiland Tower.
Selanjutnya adalah compass, yang jika dilihat dari atas site plan-nya, maka jajaran 10 menara apartemen akan sesuai dengan arah kompas. “Ini juga dia terjemahkan, arah kompas ini menuju ke kota-kota dunia yang memiliki pantai,” tambah Suhendro Prabowo, Vice President Director and COO PT Intiland Development, Tbk.

Tahap Kedua
Untuk tahap pertama sudah dibangun empat menara, yaitu Rio de Jainero, Miami, Monte Carlo, dan Dubai. Selanjutnya tiga menara tahap kedua yang kini dalam masa pembangunan adalah London, New York, kemudian Shanghai. Uniknya, desain lobi di setiap menara tersebut disesuaikan dengan kota-kota itu.
Adapun spirit of adventure, awalnya dikemas dalam bentuk area waterpark, namun dalam perkembangannya akan dimodifikasi dalam bentuk yang lain. “Dalam waktu yang panjang ini, ternyata minat masyarakat sudah berubah. Jadi kami akan bangun sesuatu yang pasar butuhkan,” kata Suhendro.
Regatta mulai dibangun tahun 2005, dimana tahap pertama hanya terdapat tipe 3 bedroom dan sudah handover sejak  tahun 2008. Sementara tahap kedua lebih bervariasi. Terdapat dua tipe, yakni 2 bedroom (104, 119) dan 3 bedroom (149). Di setiap lantainya terdapat delapan unit apartemen. Semua unit pada tahap ini memiliki balkon yang menghadap langsung ke laut. “Kami sudah mulai pasarkan tower London dan New York, penjualan sudah mencapai 75 persen. Tower Shanghai belum dibuka,” jelas Suhendro.
Harga yang ditawarkan pada tahap kedua ini berkisar mulai Rp33 jutaan per meter persegi atau sekitar Rp4 miliaran. “Untuk tahap kedua memang ada kenaikan bisa mencapai 10 persen per tahun,” tambah Anto.
Regatta, hunian yang kental dengan aroma bahari yang lengkap dengan ragam fasilitasnya ini memang layak menjadi salah satu destinasi, tidak sekadar sebagai hunian, namun juga melepas lelah ditengah padatnya aktifitas ibukota. (Pius Klobor) l