PELUNCURAN BTN Housing Finance Center

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

PELUNCURAN BTN HOUSING FINANCE CENTER

Masalah backlog penyediaan perumahan di Indonesia akan terus bertambah jika tidak ada solusinya. Hingga saat ini diperkirakan backlog mencapai 15 juta lebih unit rumah yang masih harus dipenuhi oleh pemerintah. Untuk mengantisipasi hal itu, Bank BTN menggagas terbentuknya Housing Finance Center (HFC) sebagai salah satu solusi permasalahan perumahan di Indonesia.

“Sebagai leader pembiayaan perumahan di Indonesia kami ingin agar BTN HFC menjadi motor penggerak dan pusat referensi properti di Indonesia,” kata Maryono, Direktur Utama Bank BTN usai meresmikan pembentukan BTN HFC di Ritz Carlton Hotel, Pacific Place, Jakarta, Kamis (16/10).

Maryono menjelaskan, BTN HFC akan menjadi pengelola pusat pembelajaran perbankan dan riset perumahan yang profesional dan terkemuka di Indonesia. BTN HFC akan menjadi sumber inspirasi para pelaku bisnis di bidang pembiayaan perumahan.

“Ini merupakan komitmen Bank BTN untuk terus berinovasi dan tetap fokus menjadi bank terkemuka dalam pembiayaan perumahan di Indonesia,” tambah Maryono.

Menurutnya ketimpangan perumahan di Indonesia terjadi di sisi supply dan demand. Tingginya permintaan tidak berbanding lurus dengan ketersediaan rumah dengan berbagai hambatannya.Dari sisi permintaan, faktor pembiayaan yang terbatas menjadi kendala utama.

“Situasi inilah yang menjadi alasan perlunya lembaga yang secara kontinyu menjembatani ketidaksesuaian di atas. Melalui Housing Finance Center (HFC), Bank BTN berusaha menjadi integrator pemangku kepentingan perumahan. Dari sisi demand misalnya, kami punya produk-produk seperti KPR. Dari sisi supply, kami menyediakan fasilitas pinjaman seperti kredit lahan dan sebagainya. Dengan HFC, kami merambah riset dan advisory di bidang perumahan,”paparnya.

Rabu, 26 November 2014

You have no rights to post comments