GEDUNG TINGGI, INDONESIA TERTINGGAL DARI MALAYSIA

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

GEDUNG TINGGI, INDONESIA TERTINGGAL DARI MALAYSIA

Potensi investasi dan bisnis properti boleh saja Indonesia masih yang terbaik tapi soal bangunan tertinggi Indonesia masih kalah dari Malaysia. Ini dibuktikan dengan adanya hasil riset dari Council on Tall Buildings and Urban Habitat (CTBUH) yang menjelaskan bahwa proyek gedung pencakar langit dengan ketinggian di atas 250 masih terbanyak di Malaysia. Tidak hanya itu, belum lama ini Naza Group telah mengumumkan pembangunan gedungnya Naza Tower dengan ketinggian mencapai 50 lantai.

Gedung bertingkat, baik yang sedang dalam proses pembangunan maupun dalam tahap pengajuan di Malaysia ada sebanyak 37 proyek, sementara di Indonesia ada 31 proyek. Di Indonesia, beberapa yang sudah dibangun, yakni Wisma 46 setinggi 261,9 meter, Sahid Sudirman Center 258 meter, Raffles Hotel 253,3 meter, dan The Pakubuwono Signature dengan ketinggian 252 meter. Sedangkan yang dalam tahap pembangunan, yakni Icon Tower setinggi 350 meter, Thamrin Nine Tower Satu 333,5 meter, dan One Tower 1 & 2 dengan ketinggian 303 meter. Sementara Malaysia memiliki menara kembar Petronas Tower dengan ketinggian mencapai 451,9 meter, Menara Telekom 310 meter, Ilham Baru Tower 298 meter. Bahkan tak lama lagi ketinggian Petronas Tower dilampaui oleh KL 118 Tower setinggi 635 meter yang sekarang dalam proses konstruksi. Lainnya, Fairmont KL Tower 1 setinggi 370 meter, dan Four Season Place 342,5 meter.(JKT, 27/1/2016)

You have no rights to post comments