×

Notice

There is no category chosen or category doesn't contain any items

Properti Sydney Bubble, Investasi Meningkat

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

PROPERTI SYDNEY BUBBLE, INVESTASI MENINGKAT

Sekretaris Kementerian Perbendaharaan Negara (Treasury) Australia John Fraser dalam dengar pendapat di Senat, awal Juni ini mengungkapkan jika pasar properti di Sydney sedang bubble. Menurut dia, hal tersebut disebabkan oleh turunnya tingkat suku bunga hingga mencapai level terendah di Australia. “Hal ini mendorong masyarakat untuk melakukan investasi besar-besaran ke dalam pasar properti,” kata Fraser. Kondisi yang sama juga terjadi di beberapa wilayah lainnya di Melbourne. “Saya kira hal itu terjadi di wilayah mahal di Melbourne,” katanya.

Meskipun bulan lalu terjadi penurunan harga properti di Sydney dan Melbourne, namun kedua wilayah tersebut tetap tertinggi di Australia. Rata-rata kenaikan per tahunnya mencapai 15 persen di Sydney dan 9 persen di Melbourne.
Sementara pengembang properti asal Australia, Crown Group menilai, pasar properti Australia, terutama Sydney telah dan akan tetap menjadi magnet bagi pembeli asing dan investor, baik dari kawasan Asia maupun benua lainnya.

Chief Executive Officer (CEO) Crown Group Holdings, Iwan Sunito, megungkapkan alasan property Sydney menjadi magnet investor dunia. Menurut dia, Sydney tetap memiliki performa yang lebih baik dibandingkan kota-kota lain di Australia, termasuk juga Melbourne yang lebih disukai lantaran gaya hidup yang lebih kosmopolitan.

Di kedua kota tersebut, pembeli asal Tiongkok telah menjadi pembeli terbesar dengan kontribusi mencapai Rp 60 triliun di pasar real estate Australia pada 2013. Selain itu, pembeli dari Indonesia dan Singapura juga terus meningkat.

You have no rights to post comments