User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active

Holcim langsung mengeluarkan dua produk terbarunya, PowerMax dan WallMax untuk menguatkan struktur bangunan dan dinding.

Gencarnya pembangunan infrastruktur di semua lini, memicu para produsen semen di Indonesia untuk berinovasi mengeluarkan produk-produk terbarunya. Maklum, semen adalah unsur vital dalam setiap proyek infastruktur. Salah satu produsen semen yang tidak ingin melewatkan peluang ini adalah PT Holcim Indonesia Tbk yang belum lama ini meluncurkan dua produk semen sekaligus, yakni PowerMax dan WallMax guna memperkuat struktur dan dinding bangunan.

Baca juga :

PowerMax dan WallMax adalah wujud komitmen Holcim untuk berinovasi dan memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi konsumen.  Menurut Dhamayanti Suhita, Marketing Director Holcim Indonesia, memilih material yang tepat akan menghasilkan kualitas bangunan yang dapat diandalkan dan akan bertahan lebih lama. Termasuk kemudahan dalam aplikasi untuk pengerjaan yang lebih efisien. “Itulah mengapa, sangat penting untuk mulai menggunakan produk berdasarkan aplikasi seperti untuk struktur dan dinding agar hasil lebih maksimal,” ujarnya.  
PowerMax merupakan produk yang dikhususkan untuk pembangunan struktur bangunan. Formula Micro Filler Particle dan Strength Agent pada produk ini, membantu adukan menjadi lebih pulen sehingga memudahkan dan mempercepat pekerjaan dengan hasil yang lebih kuat dan tahan lama. Sedangkan WallMax lebih dikhususkan untuk pembangunan dinding. Produk ini diformulasikan dengan Micro Filler Particle dan Smoothing Agent untuk dinding lebih halus dan minim retak.
Kedua produk tersebut, diperkenalkan kepada para pelanggan dari segmen kontraktor dan developer sebagai inovasi terbaru dalam sektor konstruksi serta tren pembangunan ke depan. “Bukan hanya keindahan, tapi kekuatan dan ketahanan bangunan dalam jangka panjang menjadi kebutuhan pemilik rumah yang utama,” ujar Dhamayanti. Kedua produk dalam kemasan 40 kg tersebut sudah tersedia di beberapa area di Jakarta, dan Jawa Barat yang dipasarkan dengan harga Rp45 ribu untuk WallMax dan Rp47 ribu untuk PowerMax. [Pius Klobor] ●

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active

Pabrik MU-Weber di Cikande, Banten

 

PT Cipta Mortar Utama, salah satu pelopor produk mortar instan di Indonesia resmi mengoperasikan pabriknya yang keempat di Cikande, Banten, pada Febaruari lalu. Sebelumnya, Oktober tahun lalu, pabrik ketiga sudah diluncurkan di Kawasan Industri Medan, dengan kapasitas produksi 170 ribu ton per tahun. Sedangkan pabrik pertama dan kedua berada di Cibitung, Bekasi yang dibangun pada 1996 dan Gresik, Jawa Timur pada 2008 lalu.

“Pabrik keempat di Kawasan Industri Cikande ini memiliki kapasitas produksi 180 ribu ton per tahun,” ujar Presiden Direktur PT Cipta Mortar Utama, Jose Martos kepada media di Jakarta Selatan, Senin (19/3/2018).

Adapun pabrik di Cikande ini dibangun di lahan seluas 5 hektar dengan nilai investasi pembangunan sekitar 8 juta Euro.

“Kami akan terus meningkatkan kapasitas produksi kami dengan produk-produk berkualitas dan ramah lingkungan. Tantunya berharap akan membuka pabrik berikutnya di tahun 2020 mendatang di beberapa kota besar di Indonesia,” tambah Jose.

Menurut Jose, pasar Indonesia masih sangat potensial untuk pemasaran produk mortar instan. Hal ini dapat dilihat dari meningkatnya jumlah peminat dan keinginan masyarakat yang beralih menggunakan mortar instan dari semen konvensional.

“Mortar baru masuk di Indonesia sekitar tahun 1996 sehingga belum banyak masyarakat Indonesia yang tahu keunggulan dan kelebihannya. Banyak yang masih menggunakan pola lama, masih mencampur semen dan pasir,” kata dia.

Senada dikatakan Anton Ginting, Direktur Nasional Mu-Weber, penetrasi mortar instan di Indonesia masih rendah dibandingkan dengan negara tetangga, seperti di Singapura atau Thailand. Padahal, kata dia, mortar instan lebih unggul dan efisien jika diaplikasikan dalam pembangunan gedung atau rumah.

Mortar instan, lanjut Anton, berbahan pasir, semen, filler atau bahan pengisi, serta aditif sebagai material tambahan yang diproses menggunakan teknologi modern. Keempat pabrikan mortar di Indonesia menggunakan 98 persen kandungan bahan lokal dan semuanya dipasarkan di dalam negeri.

“Sehingga mereka (masyarakat-red) mulai beralih dari campur pasir dengan semen di proyek dengan satu produk yang sudah ready dan unggul benefitnya, baik dari sisi productivity, quality, dan environment. Jadi mortar lebih praktis, efisien, anggaran juga lebih terkontrol, dan tentunya punya kualitas yang lebih baik,” papar Anton.

PT Cipta Mortar Utama merupakan perusahaan nasional terbesar dan pertama yang memproduksi semen instan siap pakai (premixed mortar) dengan menggunakan teknologi modern. Produk semen instan tersebut dikenal dengan merek Mortar Utama (MU).

Sejak Juni 2011, PT Cipta Mortar Utama menjadi bagian dari komunitas global Saint Gobain Group melalui anak perusahaannya, Weber. Saint Gobain Group merupkan korporasi internasional asal Perancis yang telah berdiri lebih dari 350 tahun. [Pius Klobor]

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Electrolux-Edisi-35-Home-ApplianceSatu lagi produk Electrolux, UltraEco Front Load Washer, mesin cuci dengan teknologi terkini. Lebih hemat listrik dan ramah lingkungan.

PT Electrolux Indonesia memperkenalkan propduk baru dari seri mesin cuci, yakni UltraEco Front Load Washer, bukaan depan. Produk anyar ini diklaim lebih aman untuk berbagai jenis pakaian, seperti batik dan hijab. Terpenting lagi, lebih ramah lingkungan, karena telah dibenamkan teknologi terkini, sistem UltraEco. Bahkan, mesin cuci dengan daya listrik maksimal 350 watt per siklus ini juga lebih hemat energi hingga 70 persen. “Kualitas cucian terjaga dan prima, dan sangat efisien untuk rumah tangga juga bisnis,” ujar Iffan Suryanto, Presiden Direktur PT Electrolux Indonesia.

Menurut Iffan, mayoritas pengguna mesin cuci bukaan depan di Indonesia tidak memanfaatkan fungsi pemanas yang tersedia di dalam produk, dikarenakan beban listrik yang besar. Sementara pakaian seperti batik atau hijab biasanya dicuci dengan tangan. “Jadi ini adalah mesin cuci tanpa pemanas dengan daya listrik yang efisien,” jelas Iffan.
Electrolux UltraEco Front Load Washer dilengkapi dengan ‘Leaf Lifter’ dan ‘Lily Drum’ yang keduanya memastikan adanya proses bantingan halus, selembut mencuci dengan tangan. Dengan begitu, pakaian menjadi lebih terawat dan bersih lebih sempurna. “Mesin cuci ini juga punya fitur ‘Add Clothes’ yang dapat memberikan kebebasan untuk menambahkan pakaian selama lampu ‘Add Clothes’ masih menyala,” katanya.

Untuk kenyamanan pengguna UltraEco Front Load Washer, fitur ‘Flexi Dose’ memungkinkan pilihan penggunaan deterjen bubuk ataupun cair. Ditambah lagi, desain ‘XXL Door’ yang membuat proses memasukkan dan mengeluarkan pakaian menjadi lebih mudah.

Electrolux UltraEco Front Load Washer tersedia dengan dua pilihan, yakni EWF85747 dan EWF10847 dengan kapasitas isi masing-masing 7,5 dan 8 kg. Kedua jenis dengan kisaran harga Rp5 jutaan ini punya dimensi yang sama (lebar x tinggi x dalam), yakni 600mm x 850 mm x 568 mm. [Pius Klobor]

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Material-Building-Keim--Edisi-35Terbuat dari bahan alami membuat cat KEIM memiliki kandungan VOC yang sangat rendah.

Sebagus dan semahal apapun jenis cat, jika aplikasinya tidak benar, maka hasilnya pun tidak akan sempurna. Sering kita menemukan belum setahun cat dinding rumah sudah mengelupas atau kusam. Cat yang kualitasnya baik harusnya tidak mengelupas atau menggelembung setelah diaplikasikan dalam waktu yang lama. Juga tidak membuat dinding lembab dan kotor akibat terinfeksi jamur, garam, dan lumut.

Salah satu produk cat yang memperhatikan soal kualitas adalah KEIM. Bahan cat KEIM terbuat dari bahan alami (mineral), bukan sintetis, akrilik atau plastik. Oleh karena itu, kandungan senyawa karbon berbahaya (Volatile Organic Compound/VOC) sangat rendah. Bahan mineral inilah yang membuat dinding dapat ‘bernapas’. “Bahan mineral tersebut membuat dinding yang sudah diaplikasikan KEIM memiliki pori-pori sehingga uap air yang terdapat pada dinding lembab bisa bebas menguap, sehingga tidak lembab,” terang Dicky Ferdian, Direktur Marketing PT Romulo Nusantara Perkasa, distributor sekaligus pemegang tunggal cat merek KEIM di Indonesia.

Keunggulan ini, lanjut Dicky, KEIM telah terbukti sukses digunakan untuk merestorasi sejumlah bangunan bersejarah dunia, terutama bangunan cagar budaya yang telah diakui UNESCO. Di antaranya rumah Weisser Adler di Stein am Rhein dan Balai Kota Schwyz, Swiss, yang didekorasi pada tahun 1891, fasad di Oslo (1895) dan di Traunstein, Jerman (1891). Sementara beberapa bangunan bersejarah di Indonesia, seperti Museum Bank Indonesia, Museum Sejarah Jakarta (Museum Fatahillah), Gereja Immanuel dan Gedung Rotterdam di Jakarta Kota.

Cat KEIM merupakan pionir untuk produk cat berbahan dasar mineral silicate. Wajar apabila harganya lebih mahal ketimbang merek cat pada umumnya. Harga termurah di pasaran mulai dari Rp157.000-Rp287.000 per liter, bahkan ada yang berkisar sekitar Rp2,3-Rp6,8 juta dalam wadah yang lebih besar. [Pius Klobor]

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active

DUROCK® Exterior Drywall diciptakan sebagai pilihan terbaik untuk elemen eksterior nonstruktural seperti fasad, area dekoratif, arcade dan plafon.