×

Notice

There is no category chosen or category doesn't contain any items

Dibuka! Sayembara Bangun Kota dan Lingkungan Berhadiah $2 Juta

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Untuk ke-5 kalinya, LafargeHolcim Foundation for Sustainable Construction kembali mebuka kompetisi desain konstruksi berkelanjutan untuk kota dan lingkungan. Ajang penghargaan yang sebelumnya dikenal dengan Holcim Awards ini akan membagikan total hadiah sebesar 2 Juta dolar Amerika untuk para arsitektur, desainer, dan juga masyarakat umum yang memiliki konsep membangun sebuah kota dan atau lingkungan.

“Kompetisi ini bertujuan untuk mencari proyek unggulan dari para profesional maupun ide berani dari generasi muda yang menggabungkan konsep konstruksi berkelanjutan dengan keunggulan arsitektur. Kompetisi ini akan menilai ide-ide terbaik untuk mengatasi tantangan saat ini, seperti urbanisasi dan peningkatan kualitas hidup,” ujar Oepoyo Prakoso, Sustainable Development Manager - Holcim Indonesia & LafargeHolcim Awards 5th Cycle Country Coordinator kepada media di Jakarta, Kamis (27/10/2016).

Untuk mensukseskan acara tersebut, penyelenggara terus melakukan sosialiasi melalui berbagai media juga terjun langsung ke lapangan, seperti ke kampus-kampus. Harapannya, sebut Oepoyo, semakin banyak masyarakat yang ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

“Ambil bagian dalam kompetisi ini tidak harus sebuah karya terbaik, tapi lebih kepada fungsi dan pola pendekatannya. Jadi tidak hanya para arsitektur tapi masyarakat luas juga bisa ikut berkompetisi,” terang Oepoyo.

Dalam kompetisi ini akan menerapkan lima target isu, yang bertujuan untuk memperjelas prinsip mempertahankan habitat manusia untuk generasi mendatang, sekaligus menjadi dasar penilaian dalam LafargeHolcim Awards.

Ke-5 target isu dimaksud, yakni Progress - inovatif dan dapat dicontoh; People – etis dan melibatkan masyarakat; Planet - keberlanjutan lingkungan dan sumber daya alam; Prosperity – layak secara ekonomi; dan Place - memenuhi unsur estetis.

LafargeHolcim Awards yang kini memasuki putaran kelima terbagi dalam dua kategori, yaitu Kategori Utama dan Next Generation.

Kategori Utama dibuka bagi arsitek, perencana, insinyur, mahasiswa jurusan terkait, pemilik proyek, pengembang dan kontraktor yang menunjukkan praktik konstruksi berkelanjutan pada penggunaan teknologi, aspek lingkungan sosial ekonomi, dan budaya dalam perencanaan dan konstruksi proyeknya.

Proyek harus telah mencapai tahap lanjutan dari sisi desain, memiliki probabilitas tinggi untuk dieksekusi, dan belum memulai proses pembangunan sebelum 4 Juli 2016.

Sedangkan peserta di bawah umur 30 tahun juga dapat mengirimkan konsep visioner dan ide beraninya dalam kompetisi ini melalui kategori Next Generation yang khusus diperuntukkan bagi mahasiswa dan profesional muda,” terang Oepoyo.

Ary Indra, pemenang ketiga Kategori Utama dalam Holcim Awards National Competition 2015 lalu mengharapkan agar semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam kompetisi ini.

“Ajang ini sangat menarik untuk mengedepankan karya yang mungkin sederhana, tapi sebenarnya punya dampak luar biasa secara positif terhadap konteksnya. LafargeHolcim Awards memberi pengertian baru bahwa karya arsitektur yang peduli lingkungan tidak hanya berbicara tentang alam, tapi juga manusia, ekonomi dan bahkan keberlanjutan teknologi di dalamnya,” kata Ary yang menang melalui karyanya Beranda Jakarta @ Museum Nasional.

“Kelemahan kita memang masih pada kemasan. Tapi saya optimis, bahwa generasi muda Indonesia mampu menciptakan sesuatu yang baru dan yang nantinya bisa kita lihat dalam kompetisi ini,” sambung Ary.

Pendaftaran LafargeHolcim Awards telah dibuka sejak 4 Juli 2016 dan akan berakhir pada 21 Maret 2017. Kompetisi ini dibagi dalam lima wilayah geografis, masing-masing wilayah akan dinilai oleh juri dan tim ahli dari wilayah tersebut. Indonesia yang termasuk dalam wilayah Asia Pasifik akan dinilai oleh dewan juri yang diketuai oleh Donald Bates, Chair of Architectural Design dan Profesor dari the University of Melbourne serta Direktur dari LAB Architecture Studio, Australia.

Para pemenang akan diumumkan pada pada pertengahan 2017 dan secara otomatis lolos ke kompetisi LafargeHolcim Awards global pada 2018. [pio]

You have no rights to post comments