Rita Megawati

User Rating: 1 / 5

Star ActiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

RITA MEGAWATI

Life is  About Creating Yourself

Berawal dari marketing associate di ERA Indonesia, sebelum kemudian
memberanikan diri membuka kantor broker LJ Hooker - broker franchise dari Australia - di Gading Serpong. Saat ini ia telah mempunyai delapan kantor bersama dengan beberapa partner, termasuk dua yang langsung dibawah pengawasannya yaitu LJ Hooker Gading Serpong dan LJ Hooker Serpong BSD. Penghargaan Admiral dari LJ Hooker International pun disabetnya - sebuah penghargaan tertinggi dari LJ Hooker International yang saat ini hanya ada 80 orang Admiral di seluruh dunia.

Sosok aktif layaknya seorang marketing tersirat dari diri Rita Megawati. Berikut petikan hasil wawancara eksklusif tim Majalah Property and The City di sela-sela sesi foto yang berlokasi di salah satu proyek apartemen di Jakarta Pusat.
Sejak kapan Anda berkecimpung di dunia properti?
Tahun 2001, saya mengawali terjun di dunia properti sebagai marketing associate di ERA Indonesia, padahal background saya accounting tidak ada basic marketing sama sekali. Sebelumnya saya di Astra sebagai accounting kerja dari pagi sampai sore. Waktu bekerja sebagai marketing properti, waktunya bebas, tapi karena saya sudah terbiasa kerja di kantor dengan office hour, makanya ketika menjadi marketing pun saya termasuk rajin karena saya kerja dari pagi sampai sore ha..ha... Alhasil dalam waktu dua minggu saya telah berhasil menjual properti dari listing properti yang ada. Nilainya sih tidak besar, tapi sangat menyenangkan sekali, apalagi kedua belah pihak (pembeli dan penjual -red) memberikan apresiasi atas pelayanan dan informasi yang saya berikan.

Bagaimana bergabung dengan LJ Hooker ?
Di ERA saya hanya 6 bulan, namun saya sudah merasa bisnis properti sebagai pilihan karir yang saya sukai. Waktu itu kebetulan saya bertemu dengan investor yang menginginkan saya untuk membuka kantor LJ Hooker di Gading Serpong. Saat itu di Gading Serpong belum ramai seperti sekarang. Bahkan tercatat hanya sekitar 3 buah kantor properti lokal yang membuka kantor disana. Terus terang waktu itu saya masih ragu dan beberapa kali sempat menolak sampai akhirnya saya bertemu dengan Bapak Hody Kuntohadi, Country Director LJ Hooker Indonesia. Beliau sangat baik dan saya mengagumi pandangan beliau terhadap dunia properti. Beliau merasa yakin kalau saya mampu memimpin kantor broker. Dan itu memotivasi saya...

Pencapaian apa saja yang diperoleh?
Sampai saat ini sudah memasuki tahun ke-13, kantor kami tetap konsisten mendapat penghargaan best office, baik dari sisi penjualan by unit atau value. Juga beberapa kali dapat penghargaan best principal, best marketing dari LJ Hooker.

LJ Hooker International membuat kategori Admiral dan ada 80 orang Admiral di seluruh dunia. Di Indonesia ada 2 orang Admiral dan salah satunya adalah saya yang diperoleh tahun 2012. Dan sampai sekarang gelar Admiral itu masih saya pegang. Penghargaan Admiral ini merupakan penghargaan tertinggi  yang langsung diberikan oleh LJ Hooker International di Australia kepada orang-orang yang dinilai memberi kontribusi besar dalam memajukan brand (LJ Hooker -red) serta memiliki nilai tinggi dalam penjualan dan etika kerja.

Ada kiat-kiat suksesnya?
Jika kata orang bisnis broker properti adalah bisnis sambilan, saya adalah orang pertama yang  akan membantah hal itu, karena untuk mendapatkan hasil yang baik dan maksimal, harus fokus bukan sambilan.

Bisnis broker bukan bisnis jual beli properti saja tapi lebih kepada bagaimana kita membina hubungan antar personal, karena ini building trust, yang pasti harus fokus, melakukannya juga harus dengan senang. Bagi saya bisnis properti bukan kerjaan tapi hobby and i love my hobby.

Pernah dapat hambatan dalam bisnis properti?
Lebih ke manage people... Kadang saya ketemu dengan beberapa marketing yang mungkin tidak sejalan dengan saya, punya pemahaman yang berbeda, tapi buat saya itu seni, unik tapi so far semuanya baik- baik saja.

Pernah mengalami sesuatu yang berat dalam hidup?
Pernah banget. Saya pernah mengalami kebakaran rumah tahun 2000, habis semuanya... sandal aja saya gak punya, saya gak kerja karena anak saya masih bayi, namun suami saya kerja. Tapi untungnya banyak sahabat, teman dan keluarga yang care sama kami, dari situ saya belajar bahwa kita jadi orang harus baik sama semua orang, bahkan itu sudah menjadi prinsip hidup. Karena kita tidak pernah tahu kapan kita benar-benar butuh orang lain.

Tapi saya tidak mau terpaku sama trauma kebakaran itu. Yang jelas saya bekerja, ingin membahagiakan banyak orang tapi saya harus punya sesuatu.Bagaimana bisa membahagiakan orang lain sementara diri sendiri saja tidak bisa saya bahagiakan ?

Hal yang paling membahagiakan?
Kalau saya di tanya “Apakah saya akan mengulang hidup dengan sesuatu yang berbeda?” jawaban saya tidak, tidak ada satu pun yang ingin saya ubah, saya senang memiliki suami yang luar biasa, saya senang sekali bisa ketemu dengan orang yang tepat dan memiliki anak-anak yang baik, sampai sekarang semua itu membuat hidup saya enjoy, ketawa melulu he..he... Kecuali dalam hal kerjaan saya agak tegas, karena saya gak mau ngecewain orang, jadi saya berharap orang-orang yang bekerja dengan saya harus tahu tanggung jawabnya.

Pencapaian apa saja yang masih ingin dikejar?
Saya tidak pernah punya target, marketing-marketing saya juga tidak pernah saya berikan target, tapi setiap minggu saya selalu memberi motivasi buat mereka. Dan buat saya setiap orang punya target sendiri dan self motivation sendiri. Termasuk saya.

Hobi?
Saya suka traveling, cukup sering saya jalan  ke Eropa, Amerika, Jepang, Korea.  saya suka Bali daripada Singapura, saya suka sekali pantai. Kadang-kadang saya pergi dengan keluarga, kadang saya jalan sendiri, saya juga suka spa alias pencinta spa makanya kalau lagi mumet saya jalan-jalan ke Bali, saya suka ke Bali sendiri lihat-lihat proyek properti atau meeting pagi di sana sorenya saya spa.

Merek fashion tertentu?
Saya suka LV (louis vuitton -red) dan sepatu Scoot karena lebih nyaman. Untuk yang sehari-hari paling ZARA dan Chanel. Saya lebih suka warna hitam, putih, dan cream, baru belakangan ini saya berani saya pake yang warna-warna lain yang lebih colourful ha..ha..ha...

Pesan-pesan untuk broker?
Jadi broker itu bukan pekerjaan sambilan, tapi sebuah karir yang sangat menjanjikan untuk kita dapat menjadi sukses, dan sangat bisa dijadikan pegangan hidup. Selain itu terutama kita harus fokus dan disiplin dalam bekerja.

Bekerjalah dengan hati, karena klien atau konsumen yang beli properti dari kita, mereka ingin diperlakukan sebagai partner dan teman, bukan sebagai seorang konsumen. (ron)

Senin,13 Oktober 2014

You have no rights to post comments