×

Notice

There is no category chosen or category doesn't contain any items

Alat Ini Otomatis Memasak Sendiri Lebih 115 Menu Tanpa Air, Kok Bisa?

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Rasanya sangat tidak mungkin dan tak masuk akal jika hanya butuh waktu selama 90 menit sudah bisa menyajikan makanan lezat, khas Indonesia, rendang. Padahal, mendapatkan hasil maksimal rendang yang empuk dan gurih butuh waktu lebih dari 3 jam bahkan sampai 2 hari dan harus terus diaduk. Namun dengan Healsio Automatic Cookware semua menjadi mungkin.

“Masukkan daging, kunyit, serai, asam kandis, cabai, bawang merah dan putih, jahe, lengkuas, garam, dan santan bubuk. Kemudian setel menu dan pencet tombolnya, maka akan keluar waktu kita 90 menit, tanpa diaduk, tak perlu ditunggui, dan rendang siap saji,” kata Chef Odie Djamil ketika mempraktikkan resep rendang dengan Healsio Automatic Cookware, di sela peluncuran produk tersebut di Hotel Borobudur, Rabu (19/7/2017).

Produk anyar besutan PT Sharp Electronics Indonesia ini resmi diluncurkan dengan mengusung sejumlah fitur dan kecanggihan teknologi baru yang telah disematkan. Produk ini memiliki tiga keunggulan utama, yakni easy, healthy, dan tasty. Lebih dari itu, tak kurang dari 115 menu siap disajikan secara otomatis dalam waktu yang juga bisa disesuaikan dengan keinginan pengguna.

“Mereka cukup siapkan bahan baku dan kemudian langsung masukkan, tanpa air, maka dalam waktu tertentu, masakan sudah siap disantap. Jadi tanpa ketarampilan khusus pun, mereka bisa menyajikan makanan lezat,” terang Product Strategy Group Assistant General Manager PT Sharp Electronics Indonesia, Yudha Eka Putra, dalam ksempatan yang sama

Dengan begitu, lanjutnya, Healsio Automatic Cookware sangat cocok untuk kaum urban yang sangat sibuk dengan aktivitas utama mereka. Keterbatasan waktu untuk menyiapkan masakan sendiri dapat teratasi dengan produk ini.

“Termasuk juga ibu rumah tangga atau pemula. Mereka cukup memasukan rincian bahan masakan yang sudah kami sediakan sekitar 115 menu atau yang mereka dapatkan sendiri. Dan dalam waktu singkat, tergantung jenis masakannya, makanan mereka akan siap disantap,” tambah Yudha.

 

Fitur Unggulan

Healsio Automatic Cookware setidaknya memiliki tiga keunggulan telah dibenamkan untuk menopang kemudahan memasak gaya masa kini. Pertama adalah Automatic Cooking, dimana dalam Automatic Cooking terdapat dua fitur yaitu Automatic Heat dan Automatic Stirring.

Fitur Automating Heat mampu mengatur tingkatan panas dalam memasak yaitu tinggi, sedang dan rendah. Pengaturan ini dapat berjalan sempurna dikarenakan adanya dua sensor yang dibenamkan di dalam produk, yaitu Steam Sensor dan Temperatur Sensor, kedua sensor ini mampu mendeteksi jenis makanan guna menghindari masakan hangus dan meluap serta melindungi makanan dari bakteri dan jamur.

Sedangkan fitur Automatic Stirring merupakan pengaduk otomatis yang mampu membuat masakan menyatu dengan baik. Fitur ini dapat mendeteksi jenis dan jumlah makanan yang hendak dimasak.

Automatic Stirring ini memiliki 330 pola gerakan memutar yang disesuaikan dengan jenis masakan dan pengaturan masakan,” jelas Yudha.

Guna memudahkan proses memasak, Sharp memberikan tujuh pilihan tombol pengaturan masakan yaitu, curry/soup, simmer, boil, steam, noodle, ferment, hingga dessert, dimana setiap tombol pengaturan memiliki sistem pengadukan sendiri dengan total sistem pengadukan sebanyak 68 pengaturan dari 115 menu yang ada.

Kedua, fitur pre-set timer cooking ada dalam keunggulan yang kedua yaitu Timer Cooking. Fitur ini memungkinkan konsumen untuk mengatur sendiri waktu penyajian sesuai dengan waktu yang diiinginkan.

Caranya dengan menaruh seluruh bahan masakan dalam Healsio Automatic Cookware dan diatur dalam mode pre-set timer cooking sesuai waktu yang dipilih. Dengan demikian, masakan akan tersaji selagi hangat sesuai waktu yang ditentukan sebelumnya. Pengaturan jarak waktu masakan pun dapat disesuaikan hingga 12 jam lamanya dari waktu awal.

Ketiga, guna menghindari hilangnya nutrisi dan vitamin dalam sayuran akibat tercampur dengan air pada saat memasak, Healsio Automatic Cookware dibenamkan fitur Waterless yang merupakan teknologi terbaru dari Sharp. Fitur ini mampu memasak tanpa air hingga kandungan vitamin dan nutrisi dalam sayuran dan masakan tetap terjaga.

“Banyak orang bertanya-tanya, kok bisa memasak tanpa air. Nah, inilah keunggulan teknologi kami yang mampu mensirkulasi dan memanfaatkan uap dalam Healsio Automatic Cookware untuk kemudian bisa menghasilkan masakan, tanpa mengurangi rasa dan bahkan lebih sehat,” lanjut Yudha.

Kata dia, fitur terakhir ini telah melalui sebuah riset yang dilakukan oleh Sharp dan Japan Food Research Laboratory, di mana Healsio Automatic Cookware terbukti mampu menjaga nutrisi dengan memanfaatkan kelembaban yang dibawa oleh bahan makanan itu sendiri.

“Dari segi kelezatan hidangan, kehebatan Healsio Automatic Cookware juga tak perlu diragukan lagi. Steam circulating technology-nya dibuat dengan dripping structure sehingga sari-sari makanan yang jatuh akan tetap menempel dan meresap kembali pada makanan tanpa terbuang sia-sia,” terang Yudha.

Produk ini diproduksi dengan material tangguh seperti stainless untuk inner pot dan aluminium untuk outer-nya. Helasio Automatic Cookware yang hadir dalam warna merah ini hanya akan mengonsumsi listrik sebesar 800 watt. Memiliki kapasitas 2,4 liter dengan lebar sebesar 216 mm dan tinggi 147 mm. Produk ini dapat mengakomodir olahan makanan dalam jumlah besar hingga enam orang.

Healsio Automatic Cookware akan dipasarkan secara eksklusif melalui gerai Best Denki yang tersebar di seluruh Indonesia dengan harga sekitar Rp7,1 juta.

Andrew P Gultom, Product Strategy Group Assistant General Manager berharap melalui produk terbaru ini akan memacu pertumbuhan pendapatan usahanya. Untuk ini, dia menargetkan setidaknya sebanyak 1000 unit bisa terjual per bulan untuk di tahap awal ini.

“Produk ini memang untuk kelas menengah atas. Dan kita ketahui bahwa masyarakat menengah Indonesia juga terus bertambah dan inilah yang menjadi traget market kami,” katanya. [Pius Klobor]