×

Notice

There is no category chosen or category doesn't contain any items

BTN dan IPW Bakal Gelar Penghargaan Bergengsi Bagi Pelaku Properti

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Direktur Consumer Bank BTN Handayani (kiri) dan Direktur Eksekutif IPW Ali Tranghanda (kanan), menandatangani Perjanjian Kerja Sama BTN GPA 2017, di Menara BTN, Jakarta. (Foto: Pius)

Untuk pertama kalinya Bank Tabungan Negara (BTN) berkolaborasi dengan Indonesia Property Watch (IPW) menggelar ajang penghargaan bergengsi bagi para pelaku industri properti tanah air. Kegiatan bertajuk BTN Golden Property Awards (GPA) 2017 ini akan diselenggarakan pada 24 Agustus 2017.

“Kolaborasi yang saling memberikan manfaat, tidak hanya untuk BTN dan IPW saja tapi kepada bangsa dan negara. Bank BTN sebagai bank yang fokus pada perumahan dengan share yang cukup besar, dan menjadi pemain inti di pasar perumahan nasional,” ujar Direktur Eksekutif IPW, Ali Tranghanda dalam acara Penandatanganan Kerja Sama (PKS) antara Bank BTN dan IPW di Menara BTN, Jakarta, Rabu (12/4/2017). Adapun PKS tersebut ditandatangani oleh Ali Tranghanda dan Direktur Consumer Bank BTN Handayani.

Sebelumnya Bank BTN juga rutin memberikan apresiasi properti melalu event BTN Property Awards yang digelar setiap tahun. Namun mulai tahun ini dipastikan ajang tersebut akan melebur dengan GPA yang telah digelar IPW pada tahun 2015 lalu.

[Baca: Golden Property Awards 2017 Siap Digelar]

“Kami melihat bahwa IPW juga membuat suatu awarding dengan hasil riset yang lebih mendalam yang kontribusinya tidak hanya terhadap Bank BTN tetapi terhadap pertumbuhan industri properti di seluruh Indonesia. Dan juga tidak hanya fokus pada penyediaan perumahan, tetapi pada industri-industri terkait lainnya, seperti terhadap ruang usaha (ruko/rukan) juga mall. Tentunya ini akan memperkaya awarding yang kami selenggarakan,” kata Handayani.

Selain sebagai bentuk apresiasi atas kinerja positif para pelaku bisnis di sektor properti, ajang BTN GPA 2017 ini juga diharapkan dapat pula memacu optimisme pertumbuhan dan pengembangan industri ini di Indonesia. Lebih lanjut menurut Handayani, kontribusi yang semakin baik dari pelaku properti akan pula berdampak pada kemajuan sekitar 108 industri terkait lainnya.

“Pilihan berpartner dengan kami adalah sudah tepat. Jadi BTN dengan bangga dan senang bisa bersama dengan IPW untuk memajukan industri properti ini dengan sebaik-baiknya,” tambah Handayani.

Pendaftaran Hingga Juni

Sejak dibukanya pendaftaran melalui website www.goldenpropertyawards.com pertengahan tahun lalu, sudah lebih dari 300 proyek didaftarkan oleh para pengembang. IPW melakukan penilaian terhadap proyek-proyek tersebut dan telah terjaring sebanyak 150 proyek yang kemudian akan kembali diseleksi hingga sebanyak 60 project.

“Nanti dari ke-60 proyek ini akan kami minta masing-masing untuk melakukan presentase di hadapan para experts panel atau tim IPW,” jelas Ali.

Media sosial, lanjut Ali juga dimanfaatkan sebagai salah satu rujukan untuk menentukan pemenang. Dalam hal ini, kata dia, polling medsos dikhususkan untuk kategori individu, yang antaralain meliputi CEO Properti Terbaik, Best Property Professional Terbaik, dan Best Property Marketing Terbaik.

“Polling sudah selesai dan tidak kami duga ternyata yang masuk banyak sekali. Hampir mencapai 3.500 orang,” tegasnya.

Meski demikian, IPW masih membuka kesempatan bagi para pengembang yang belum sempat mendaftarkan proyeknya hingga Juni 2017. Selanjutnya, pemenang akan diumumkan pada puncak acara BTN GPA 2017, di Jakarta, pada 24 Agustus 2017 mendatang.

“Project yang akan didaftarkan harus disertakan dengan upload site plan, termasuk surat-surat izin dan kelengkapan legalitas project tersebut. Kami ingin menjamin bahwa proyek yang masuk betul-betul sudah legal dan terklarifikasi,” tambahnya.

Selain itu, area survei penyelenggaraan BTN GPA 2017 juga diperluas hingga ke luar Pulau Jawa. Jika pada GPA perdana dua tahun lalu hanya melingkupi area sekitar Jabodetabek hingga Bandung, tahun ini diperluas hingga ke Surabaya dan luar Pulau Jawa, khususnya ke bagian timur Indonesia. Menurut Ali, wilayah timur Indonesia, seperti di Sulawesi, tengah gencar dengan berbagai proyek-proyek baru. Bahkan beberapa pengembang nasional juga semakin giat membangun di wilayah tersebut, mulai dari Kota Makassar hingga Manado.

“Indonesia Timur punya potensi yang luar biasa. Gencarnya pembangunan infrastruktur yang diarahkan ke sana, diikuti pula dengan semakin giatnya pembangunan proyek-proyek baru,” sambung Ali.

BTN GPA 2017 kali ini juga akan mengumumkan pemenang dari kategori properti luar negeri terbaik sebagai respon atas semakin banyaknya pengembang asing yang masuk di Indonesia. “Kami ingin memberikan refrensi kepada konsumen Indonesia supaya mereka lebih mengenal pengembang-pengembang asing yang saat ini sudah cukup gencar,” lanjut Ali.

Ali memastikan bahwa para pemenang BTN GPA 2017 yang nantinya akan diumumkan merupakan hasil survei dan riset independen oleh IPW. Dengan demikian, penghargaan tersebut juga lebih bisa dinilai secara kuantitatif dan menjadi rujukan terbaik bagi konsumen properti tanah air.

Empat Kriteria

Setidaknya ada empat kriteria penilaian, yakni lokasi yang meliputi aksesibilitas, kondisi akses, lingkungan sekitar, image, termasuk juga potensi pengembangannya ke depan. Selanjutnya kriteria development untuk menilai kinerja pengembangnya, seperti kualitas, desain, konsep, fasilitas, hingga sustainability. Marketing juga termasuk dalam salah satu kriteria penilainnya, yang meliputi product knowledge, kuantitas, service, dan secondary market. Dan terakhir adalah kriteria management yang meliputi layanan purna jual, complain, estate management, dan brand.

“Peroject yang akan kami nilai bukan yang sekadar launching tanpa dibangun, tapi minimal sudah 20 persen terbangun untuk proyek vertikal. Sementara landed minimal 10 persen atau setidaknya terbangun 10 unit rumah. Ini dilakukan untuk menjamin kepastian bagi konsumen. Jadi kami tidak menilai project yang masih rencana tapi sudah mulai dibangun,” tambah Ali. [Pio]


"Kunjungi pameran properti online di www.propertipedia.asia"

You have no rights to post comments