×

Notice

There is no category chosen or category doesn't contain any items

Seperti di Jepang dan Hongkong, Apartemen Dekat Stasiun LRT Bakal Jadi Primadona

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Layanan apartemen di Jepang dan Hongkong dikenal sebagai salah satu yang terbaik di dunia. Di sana, apartemen yang dilengkapi atau berjarak dekat dengan stasiun kereta commuter line biasanya lebih mahal dari apartemen yang jauh dari stasiun. Pasalnya, kereta commuter line lebih diandalkan sebagai sarana transportasi di dalam kota-kota di Jepang dan Hongkong ketimbang kendaraan bus umum dan shuttle bus. Ketepatan waktu, kepastian jadwal, dan kecepatan kereta commuter line memang lebih baik daripada bus yang lebih sering terjebak macet. Lokasi apartemen dan fasilitas stasiun kereta commuter line menjadi satu paket untuk menilai strategisnya suatu apartemen.

 

Hal tersebut diakui oleh AVP Strategic Marketing Residensial Agung Podomoro Land (APLN), Agung Wirajaya. Menurutnya, Podomoro memiliki apartemen yang memiliki lokasi serupa dengan apartemen di Jepang dan Hongkong tersebut.

 

“Terinspirasi dari apartemen-apartemen di Jepang dan Hongkong, kami kemudian mengembangkan apartemen yang berbasis stasiun commuter line ini,” ujar Agung Wirajaya dalam keterangan persnya.

 

Menurut Agung, Podomoro Golf View (PGV) merupakan salah satu kawasan hunian terpadu/superblok pertama di Indonesia yang dibangun berbasiskan fasilitas kereta ringan (Ligh Rail Transit/LRT). Apartemen yang dibangun diatas superblok seluas 60 hektar di Cimanggis, Depok ini berjarak hanya 100 meter dari pintu tol Cimanggis-Cikeas.

 

Apartemen ini sudah sangat strategis karena hanya perlu sekitar 25 menit ke Jakarta melalui jalan Tol Jagorawi. Ditambah dengan stasiun LRT yang akan dibangun terintegrasi dan tepat berada di jalur LRT jurusan Jakarta – Cibubur – Bogor yang membuat para penghuni PGV akan mempunyai banyak alternatif akses transportasi.

 

Kini, infrastruktur rel LRT Jakarta – Cibubur sudah mulai dibangun di sepanjang sisi Tol Jagorawi. Rencananya, 2018 sudah bisa beroperasi yang berarti akan semakin memudahkan mobilisasi warga PGV baik ke Jakarta, Bogor maupun daerah-daerah sekitarnya.

 

Dikembangkan oleh PT Graha Tunas Selaras, anak usaha pengembang terkemuka PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN), di dalam superblok ini akan dibangun 25 tower apartemen yang menyediakan hingga 37.000 unit apartemen berbagai tipe dan ukuran. Saat ini, 3 tower apartemen sedang dibangun, yakni Tower Balsa, Tower Dahoma, dan Tower Cordia yang menawarkan 4.000 unit apartemen dari tipe studio, tipe 2 kamar tidur, dan tipe 3 kamar tidur dengan harga mulai dari Rp 198 juta.

 

Seperti apartemen-apartemen di Jepang yang cepat ludes diburu karena menjanjikan akses cepat ke stasiun kereta commuter line, demikian juga dengan apartemen PGV. Sebesar 85 persen lebih unit dari 3 tower pertama yang baru dipasarkan telah terjual. Marketing PGV menawarkan banyak model pembelian, dari hard cash hingga kredit lunak. Bahkan, menawarkan program kepemilikan apartemen dengan DP 0% dan cicilan hanya Rp 4 jutaan per bulan. Tawaran aneka model skema pembelian ini turut membuat apartemen ini cepat ludes di pasar.

 

Hal tersebut diungkapkan oleh General Manager Podomoro Golf View, Rubby I. Widjaja. “Dua tower lagi akan segera dibangun dengan sekitar 2.000 unit apartemen baru. Untuk yang akan kita pasarkan yaitu Tower Guarea, bagi yang berminat tetap bisa memesan dari sekarang, kami tawarkan dengan harga perdana” ungkap Rubby I. Widjaja.

 

[Baca: 85 Persen Terjual, PGV Cimanggis Tambah 2 Tower Baru]

 

Larisnya penjualan unit apartemen PGV tidak hanya pada unit-unit apartemennya saja, melainkan juga pada penjualan toko tingkat di area komersial apartemen. Begitu dibuka pemasarannya sejak tahun lalu, sekitar 200 pengusaha UKM anggota dari Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) telah memesan toko-toko tingkat.

 

“Karena lokasi PGV memang strategis, sehingga sangat prospektif untuk membuka usaha terutama kuliner,” ujar Haryanto Pratantara, Sekretaris Jendral HIPPINDO.

 

Tidak hanya berisi 25 tower apartemen, di dalam superblok PGV ini nantinya juga akan dibangun area komersial, taman bermain, tempat ibadah, pusat kuliner, dan sarana pendidikan berupa perguruan tinggi yang salah satunya adalah Universitas Gunadarma dan bersebelahan dengan Yayasan Canisius Jakarta yang nantinya akan juga mengembangkan pendidikan. Superblok ini juga dikelilingi 3 padang golf besar yakni Jagorawi Golf and Country Club, Emeralda Golf Club, dan Riverside Golf Club, sehingga berada dalam lingkungan yang masih serba hijau alami dan asri. [pio]

You have no rights to post comments