Sukses Tahap Pertama, Bogor Raya Kembali Luncurkan Terracotta 2

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Levy AS Maengkom, General Manager Marketing & Sales Bogor Raya Residential // Foto: Pius

Setelah sukses memasarkan unit perumahan di Klaster Terracotta 1 sebanyak 90-an unit di kawasan Bogor Raya Residential, pengembang Bogor Raya (Bogor Lakeside) kembali meluncurkan Terracotta 2 sebanyak 129 unit. Perumahan di wilayah Cimahpar, Bogor Utara, Kota Bogor ini dipasarkan mulai dari Rp 400-an juta hingga Rp 1 miliar (harga di luar PPN). Sebagai informasi, Terracotta 1 diluncurkan sekitar setahun lalu dengan harga mulai dari Rp 300-an juta.

General Manager Marketing & Sales Bogor Raya Residential, Levy AS Maengkom, kepada media ini di Bogor, Sabtu, (3/12/2016) lalu, mengungkapkan unit rumah yang diluncurkan pada tahap kedua ini terdiri dari beberapa tipe, yakni 36/84, 36/90, 45/90, 58/105, 58/120, dan tipe 65 m2.

“Kebutuhan rumah dengan tipe yang kecil mengakomodir harga yang memang diserap oleh masyarakat,” ujar Levy membeberkan alasan meluncurkan Terracotta 2.

Selain itu, sambung Levy, perumahan yang berada di Cimahpar ini berada di lokasi strategis yang kini sedang dalam pengembangan, bahkan pergerakan properti yang terus mengarah ke wilayah itu. “Ketersediaan lahan juga masih lumayan banyak dan harga pun masih sangat terjangkau,” tambah Levy.

Terracotta 2 ini dibangun di atas lahan seluas sekitar 3 hektar dengan target pembeli sebagaimana Terracotta 1, berusia rata-rata mulai dari 31-50 tahun.

Untuk memudahkan proses pembayaran, sekaligus mengulang kesuksesan pada produk sebelumnya, pengembang yang juga pencetus program pembayaran dengan cicilan 60X ini kembali menerapkannya di Terracotta 2.

“Jadi pembeli cuma datang dan memberikan booking fee sebesar Rp 5 juta sebagai tanda jadi, setelah itu langsung cicilan 60X,” jelas Levy.

Angsuran cicilan 60X menjadi salah satu senjata ampuh pengembang dalam menggaet pasar. Bahkan disaat pasar properti sedang lesu pun, pengembang tetap eksis di pasar properti. “Saat kami menerapkan strategi 60X, animo pasar sangat luar biasa. Bahkan dalam sebulan bisa langsung terjual 35 unit atau dengan taksiran nilai mencapai Rp 40 miliar,” katanya.

Tidak berhenti di situ, pengembang kembali meluncurkan program promo dengan cicilan suka-suka. “Ini berbeda dengan balloon payment. Jadi kami menghitung kesanggupan calon pembeli bayarnya di berapa, tapi tidak boleh lebih dari 60X cicilan,” ungkap Levy.

Menurut Levy, saat ini hanya sedikit developer properti di Bogor yang menjual produknya dengan konsep, padahal kebanyakan masyarakat Bogor masih menyukai perumahan dengan keunggulan konsep. Pengembang Bogor Raya ini kemudian mengakomodir kebutuhan konsumen tersebut dengan menerapkannya di Terracotta 2. “Di Terracotta dua ini juga kami bangun fasilitas container park, dimana nantinya terdiri dari sport club, kolam renang, lapangan futsal, fitness center, club house, kemudian juga ada fasilitas ritel, dan lainnya,” katanya.

Sejak mulai dipasarkan pada September 2016 lalu, perumahan Terracotta 2 sudah terjual sebanyak 20 unit dengan rata-rata memilih tipe 36. Melihat animo pasar yang masih sangat tinggi tersebut, pengembang berencana kembali meluncurkan klaster Terracotta 3 pada 2017 mendatang.

Saat ini Penghuni di komplek perumahan Bogor Raya Residential yang sebelumnya diakuisisi dari Bumi Cimahpar Asri ini sudah mencapai lebih dari 500 kepala keluarga. [pio]

You have no rights to post comments