×

Notice

There is no category chosen or category doesn't contain any items

Loftvilles City, Hunian Urban Culture di Bawah Rp 200 Jutaan

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Tidak jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Tangerang Selatan, Rura Graha Group menghadirkan hunian eksklusif Apartemen Loftvilles City, superblok yang mengusung konsep Urban Culture Lifestyle dengan harga mulai dari Rp 155 juta per unit.

“Mulai Maret ini pusat Pemerintahan Tangerang Selatan akan pindah ke sini. Sehingga jarak ke lokasi kami hanya sekitar 1 km saja,” ujar Direktur Pengembangan & Dan Bisnis Rura Graha Group, Dadi Kusnadi dalam acara peluncuran Loftvilles City – Launching Tower B, di The Breeze, BSD, Serpong, Tangerang, Sabtu (27/2/2016).

Direktur Utama Rura Graha Group, Torkis Nasaktion menjanjikan investasi yang sangat menguntungkan. Pasalnya, selaian di lokasi yang sangat strategis, dalam kawasan Loftvilles City juga akan dibangun sejumlah fasilitas dan sarana pendukung yang semakin memanjakan penghuninya. “Hunian ini lengkap dan terintegrasi dengan area komersial, hotel, kondominium, office tower, dan rencananya akan ada kampus juga di sana,” kata Torkis.

Loftvilles City akan dibangun dalam tiga tahap pembangunan di atas lahan seluas 6,4 ha ini. Tahap pertama di atas lahan 2,1 ha akan dibangun 3 tower hunian dan area komersial yang ditargetkan rampung selama 2 tahun. Tower A dibangun setinggi 18 lantai dengan total 550 unit hunian. Untuk pengembangan tahap pertama ini, pengembang mengucurkan dana sekitar Rp 400 milir dari total perkiraan dana investasi Rp 3 triliun. Nantinya, antara tower A dan B dihubungkan melalui tiga jembatan penghubung di setiap enam lantai.

Loftvilles City terletak di lokasi strategis Jalan Raya Bukit Sarua, Tangerang Selatan yang menghubungkan daerah serpong dengan Bintaro. Aksesnya pun sangat mudah, tak jauh dari Stasiun Kereta Sudimara dan Rawa Buntu, dekat pula dengan Pintu Tol Pamulang-Ciputat, serta pusat bisnis dan perkatoran TB Simatupang. Sejak dipasarkan pada Januari 2016 lalu, tower pertama, Tower Aegyo telah terserap pasar hingga 80%.

“Bahkan di sini agak unik, dari 80% pembeli hingga saat ini, ada sekitar 30%-nya yang melakukan pembayaran dengan cash keras, dan banyak juga yang langsung ke end user,” jelas Torkis.

Melihat potensi pengembangan kawasan Tangerang Selatan yang terus melaju kencang, Torkis menyarankan agar calon pembeli dapat membeli disaat awal dikarenakan kenaiknnya pun bakal cepat. “Saat ini memang masih di bawah Rp 200 jutaan tapi pasti akan terus naik, apalagi kalau sudah mau selesai,” tegasnya. [pio]

You have no rights to post comments