×

Notice

There is no category chosen or category doesn't contain any items

Perumnas Siap Berperan dalam Program Sejuta Rumah

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Jakarta-Perum Perumnas melaksanakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang dihadiri oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumhan Rakyat, Basuki Hadimoljono. Rakornas tahun ini sejalan dengan program pemerintah terkait pembangunan 1 Juta unit rumah, "Memaksimalkan Peran Perumnas sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Penyedia Perumahan dalam mendukung program untuk menyediakan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan menengah ke bawah".

Direktur Utama Perumnas Himawan Arief Sugoto mengatakan, pada tahun ini Perumnas merencanakan program pembangunan rumah sebanyaj 33.500 unit dalam bentuk Rumah Susun Sederhana Milik,Pengelolaan Rusunawa, dan Rumah Sederhana serta Rumah Sederhana Tapak.Hal ini sejalan dengan Proposal Pengajuan PMN Perumnas sebesar Rp 2 triliun, yang telah diajukan kepada Pemerintah melalui Kementerian BUMN dan telah dibahas DPR.

"Dimana akhirnya disetujui PMN Perumnas sebesar Rp 1 triliun,untuk itu Perumnas perlu mengupayakan pembiayaan lain,pemanfaatan aset pemerintah hingga sinergi BUMN untuk memaksimalkan pencapaian target yang pemerintah tetapkan," tutur Himawan.

Himawan menyampaikan apresiasi positifnya kepada pemerintah dan juga DPR yang memberikan perhatian dan dukungannya dengan menyetujui adanya PMN yang merupakan angin segar setelah 22 tahun. Terlebih, Perumnas mulai mendapat perhatian kembali dan didorong menjadi pelaku utama penyediaan perumahan rakyat.

Terkait hal itu, Direktur Utama Perumnas, Himawan Arief Sugoto menegaskan, pihaknya akan melaksanakan tugas sebaik-baiknya. Bahkan menurutnya, dari jumlah dana PMN, Rp 300 miliar akan dipakai untuk membeli lahan di luar Jawa.

 “Program ini tidak akan berjalan kalau lahan tidak tersedia. Untuk itu, yang Rp 300 miliar kami alokasikan untuk membeli lahan,” ucapnya. Nantinya, 36.016 unit itu dibagi dalam bentuk rumah tapak sederhana, rumah susun sederhana milik (rusunami), serta pengelolaan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) dan rumah sederhana.

Terkait target tersebut, ia mengungkapkan, pihaknya sangat optimistis dapat merealisasikannya. “Sebenarnya, pemerintah meminta kami membangun 100.000 rumah bagi rakyat. Namun, karena saat ini PMN yang disetujui hanya Rp 1 triliun, target tersebut untuk sementara dikurangi sehingga menjadi 36.016 unit. Kalau 100.000 rumah, dana yang dibutuhkan kira-kira Rp 5 triliun,” tuturnya. mhsyah (Jakarta,19/3/2015)

You have no rights to post comments