×

Notice

There is no category chosen or category doesn't contain any items

Business Loft Pertama di Timur Jakarta, Dijual Mulai Rp4,9 Miliar

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 
Handoyo Lim, General Manager Corporate Marketing, Jababeka Residence (kedua kanan), menjelaskan potensi investasi dari produk komersial, Ginza yang baru diluncurkan di The Ritz Carlton, Pasific Place, SCBD, Sudirman, Jakarta, Selasa (31/7/2018)./ Foto: Yuniar Santo

 

Properti di timur Jakarta, tepatnya dalam kawasan Kota Jababeka di Cikarang menyimpan potensi yang terus tumbuh. Sebagai kawasan industri terbesar seluas 5.600 hektar, dengan lebih dari 4.000 perusahaan multinasional beroperasi dalam Jababeka, tentu menjadi angin segar bagi pengembang memasarkan unitnya.

Benar saja, beberapa produk sukses dipasarkan, seperti Kawana Golf Residence yang sudah sold out. Menyusul kemudian Jababeka Sport City, hingga Apartemen Little Tokyo yang bekerja sama dengan PP Properti.

Kali ini, Jababeka Residence kembali meluncurkan produk komersial senilai Rp400 miliar, Ginza, Business Loft pertama di timur Jakarta dengan area seluas 3,6 hektar.

Baca Juga:

“Kami merasa saat ini adalah waktu yang tepat untuk meluncurkan produk terbaru sebagai business loft pertama di timur Jakarta, yaitu Ginza yang merupakan kawasan bisnis modern untuk memenuhi kebutuhan tempat usaha, restoran, kafe, layanan perbankan, showroom dan kantor bagi perusahaan-perusahaan skala nasional dan internasional,” ujar Handoyo Lim, General Manager Corporate Marketing, Jababeka Residence, saat peluncuran produk komersial, Ginza di The Ritz Carlton, Pasific Place, SCBD, Sudirman, Jakarta, Selasa (31/7/2018).

Lebih Unggul

Menurut Handoyo, Ginza akan cocok bagi perusahaan atau industri penunjang bagi perusahaan-perusahaan multinasional yang sudah menancapkan bisnisnya di Kota Jababeka, Cikarang, Karawang dan sekitarnya sejak.

“Kami ciptakan sebuah produk yang sangat dibutuhkan pasar, tidak hanya saat ini tetapi yang akan datang. Terutama disaat semua infrastruktur yang sedang dibangun saat ini rampung,” jelas Handoyo.

Untuk tahap pertama, Jababeka Residence hanya memasarkan sebanyak 10 unit business loft dan 4 unit kavling. Bangunan ruko tersebut terdiri dari tipe lebar 6 meter (3 lantai ditambah mezzanine, LB 284 m2 dan LT 90 m2), lebar 8 meter (5 lantai, LB 528 m2 dan LT 120 m2) dan lebar 11,5 meter (6 lantai, LB 811 m2 dan LT 173 m2). Sementara unit kavling di kisaran luas 1.600 - 3.400 meter persegi.

“Jumlahnya sangat terbatas dan kami pasarkan mulai Rp4,9 miliar. Sedangkan untuk kavling mulai Rp17 juta per meter persegi,” tambah Handoyo.

Pembeli Ginza, sebut Handoyo akan mendapatkan ragam keuntungan, diantaranya Ginza dapat diakses dari depan jalan boulevard Kota Jababeka dan akses kedua dari belakang karena terdapat jalan belakang.

“Semua unit dilengkapi dengan lift yang berada di bagian depan unit, sehingga setiap lantai pada unit Ginza bisa disewakan secara independen,” katanya.

Kemudian, lanjut Handoyo lagi, terdapat area rooftop yang dapat dimaksimalkan oleh pemilik atau penyewa untuk menjadi outdoor garden, rooftop garden atau alfresco restaurant. Produk ini juga terintegrasi dengan Japan Village dan serviced apartment Kawana Golf Residence dalam area sekitar 17 hektar.

“Di area belakang Ginza ada lapangan golf, sehingga bisa menciptakan sebuah suasana yang berbeda,” terang Handoyo.

Berinvestasi dalam kawasan Jababeka tentu mendatangkan untung yang terus bertambah. Potensi sewa juga sangat menjanjikan bagi para investor melihat banyaknya perusahaan dengan tenaga kerja asing yang tersebar di Jababeka dan Cikarang.

Sekadar membandingkan harga business loft sejenis yang ada di Tangerang bahkan sudah berkisar Rp13,5-Rp16 miliaran per unit. Sementara di dalam kawasan Jababeka sendiri hanya Rp4,9 miliaran.

“Untuk di Jababeka, potensi sewa ruko juga sangat bagus sekali. Sebagai gambaran, beberapa ruko yang baru jadi 6 bulan lalu dengan harga Rp2,5-3 miliar, saat ini disewakan antara Rp160-180 juta per tahun atau yield sekitar 5-6 persen, bahkan ada yang yield-nya 10 persen. Berbeda tentunya dengan Ginza yang punya berbagai keunggulan,” kata Handoyo. [Pius Klobor]

You have no rights to post comments