PROJEK: Premier Estate 2, Sold Out dalam Satu Bulan

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Sebanyak 456 unit rumah eksklusif ditawarkan mulai Rp1,15 miliar atau dengan cicilan sekitar Rp10-12 juta per bulan.

Aplikasi pemasaran online pertama di Indonesia yaitu PROJEK kembali dipercaya oleh pengembang untuk memasarkan proyeknya. Kali ini PROJEK akan memasarkan perumahan mewah Premier Estate 2 yang dibangun oleh PT Qodau Sukses Propertindo, perusahaan Joint Venture antara PT Premier Qualitas Indonesia dengan PT Biwel Sukses Bersama.

PROJEK diyakini mampu memasarkan seluruh unit di kawasan perumahan elite Premier Estate 2, bahkan hanya dalam sebulan.

“Kami dibantu oleh seluruh Master Franchise agen properti nasional, dalam hal ini ada Century 21, Harcourts, ERA, LJ Hooker, ProMex, ReMax, dan Ray White,” ujar Andy K Natanael, Founder PROJEK dan PROVIZ usai penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilakukan di Gedung Pewayangan Kautaman, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Selasa (6/3/2018).

Lebih rinci Andy mengatakan, setiap proyek yang ditangani PROJEK pasti sudah beres dalam berbagai hal, terutama dalam hal perizinan. Oleh karenanya, akan lebih terjamin pula keamanan dan kenyamanan bagi konsumen yang membeli.

“Itulah kenapa kami didukung oleh 7 Master Franchise agen properti. Mereka pun tentu mempertimbangkan hal tersebut (perizinan-red) sebelum mau menjual proyek ini,” tegas Andy.

 

Baca Juga:

 

Premier merupakan pengembang lama yang sudah membangun berbagai proyek prestisius di beberapa wilayah, khususnya di sekitar Jabodetabek.

“Premier ini sudah berdiri sejak tahun 1998. Kami terus berusaha untuk membangun proyek baru dan Premier Estate 2 menjadi proyek ke-23 kami. Dan tidak menutup kemungkinan, tahun ini juga kami akan meluncurkan beberapa proyek lagi yang sementara kami siapkan,” kata Presiden Direktur PT Premier Qualitas Indonesia, Tommy Wong dalam kesempatan yang sama.

Premier Estate 2 dibangun di lokasi strategis, perbatasan Jakarta Timur dan Bekasi, tepatnya berada di Jalan Kodau, Jatiwarna, Bekasi. Lokasi proyek ini juga sangat terbuka dengan beberapa akses utama, terutama melalui dua jalan tol, yakni Jakarta Outer Ring Road (JORR) dan Lingkar Dalam, atau sekira 2 km dari pintu Tol Jatiwarna.

Premier Estate 2 akan dibangun di atas lahan seluas 9 hektar, yang nantinya terdiri dari rumah tapak (landed house) dan apartemen. Tommy Wong mengatakan, landed houses akan dibangun terlebih dahulu di atas lahan seluas 7,4 hektar dan kemudian apartemen yang akan menempati areal seluas 1,6 hektar.

“Modal investasi yang kami siapkan untuk mengembangkan proyek Premier Estate 2 adalah lebih dari Rp1 triliun,” sebut Tommy Wong.

Satu Bulan

Selain mengandalkan penjualan secara in house, kerjasama dengan PROJEK dan 7 Master Franchise ini juga diyakni akan semakin mempercepat penjualan 456 unit rumah tapak.

Perumahan dengan konsep ‘The Elegancy of Tropical Nature’ ini menawarkan 3 tipe rumah bergaya Modern Minimalis Tropical yaitu tipe Ajaccio berukuran 9x15 m dengan ukuran luas tanah (LT) 135 m2 dan luas bangunan (LB) 135 m2. Kemudian tipe Biarritz ukuran 7x12 m dengan LT 84 m2 dan LB 84 m2, dan tipe Chamonix ukuran 6x12 m dengan LT 72 m2 dan LB 65 m2. Harganya ditawarkan mulai dari Rp1,15 miliar.

“Kerjasama ini merupakan salah satu strategi kami agar proyek Premier Estate 2 sukses dalam waktu yang lebih cepat. Apalagi PROJEK dan 7 Master Franchise memiliki jaringan pemasaran yang sangat luas dan telah sukses memasarkan banyak proyek properti,” tegas Tommy Wong.

Premier Estate 2 direncanakan akan mulai dibangun dalam tahun ini dan ditargetkan rampung pada tahun 2021. Sedangkan hunian vertikal direncanakan akan selesai pada 2025 mendatang.

Andy optimis bahwa penjualan perumahan mewah tersebut bakal lebih cepat dari target yang sebelumnya direncanakan pengembang, yakni sold out pada pertengahan tahun depan.

“Hari ini kami mulai jualan dan diharapkan bisa sold out satu bulan ke depan,” tegas Andy.

Keyakinan Andy cukup beralasan, pasalnya kegiatan product knowledge Premier Estate 2 yang juga digelar hari ini diikuti lebih dari 1.250 agen properti yang tersebar di seluruh Jabodetabek.

“Broker sudah sangat rindu jualan rumah, karena selama ini yang ditawarkan adalah jualan apartemen. Saat ini kami jualan rumah, dimana target market kami adalah end user,” katanya.

Selain itu, perumahan ini juga dibangun dengan kualitas terbaik sebagaimana proyek-proyek terdahulu. Keamanan dan kenyamanan penghuni, sambung Andy menjadi prioritas pengembang dalam menghadirkan perumahan eksklusif tersebut.

“Premier Estate 2 merupakan sebuah hunian eksklusif yang menghadirkan kenyamanan suasana alam tropis yang asri dalam hunian yang berkualitas. Suasana terbuka di dalam rumah menjadikan hubungan antar ruang lebih flexible dan bersinergi dengan alam. Premier Estate 2 merupakan hunian eksklusif idaman keluarga masa kini yang enerjik dan bercita rasa tinggi,” tambah Andy.

Pengembang menyediakan 3 cara pembayaran yang dapat dipilih oleh konsumen, yakni Cash Keras, Cash Bertahap dan Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Untuk uang muka atau down payment (DP), sebagaimana mengikuti aturan Bank Indonesia, dikenakan sebesar 10% untuk rumah dengan luas bangunan di bawah 70 m2. Kemudian untuk luas bangunan di atas 70 m2, maka akan dikenakan uang muka sebesar 15-20%.

Dengan demikian, jika membeli dengan skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) 15-20 tahun, maka angsuran berkisar antara Rp10-12 juta. Artinya, konsumen Premier Estate 2 adalah mereka yang sekira memiliki penghasilan bulanan di atas Rp30 juta.

“Jadi target market kami adalah orang-orang yang mau meng-upgrade diri. Tentunya mereka-mereka dengan usia di atas 30-50 tahun, bahkan lebih. Dimana mereka sudah punya anak. Makanya tipe terkecil perumahan ini adalah 3 kamar tidur,” jelas Andy.

Selain unggul dalam hal lokasi dan kualitas bangunan, Premier Estate 2 juga sudah dikelilingi sekolah-sekolah bertaraf internasional seperti Tiara Bangsa International School, Jakarta International Korean School, International School Huda Islam, London School of Public Relations, dekat pusat rekreasi TMII. Selain itu, dekat dengan kawasan perkantoran TB Simatupang, Hotel Bintang 4 (Hotel Santika), Rumah Sakit (RSIA Karunia Asih), Royal Golf Jakarta, Bandara Halim Perdana Kusuma dan kawasan kuliner Green Terrace. [Pius Klobor]

You have no rights to post comments