ModernCikande Ditetapkan Sebagai Zona Bebas Pekerja Anak

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Corporate Human Capital & Legal Senior Managing Director PT Modernland Realty Tbk., Dharma Mitra (kedua kanan) dan Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan & Kesehatan Kerja (PPK dan K3) Kementerian Ketenagakerjaan RI, Sugeng Priyanto (ketiga kanan) saat pencanangan Indonesia Bebas Pekerja Anak oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI di Kawasan Industri ModernCikande, Serang.

 

Kawasan Industri ModernCikande memiliki total lahan seluas 3.175 hektar. Luas lahan yang telah dikembangkan mencapai 40% dengan sisa pengembangan lahan sekitar 1.500-an hektar.

Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia menetapkan Kawasan Industri ModernCikande sebagai Kawasan Zona Bebas Pekerja Anak (ZBPA). Hal ini diungkapkan Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan & Kesehatan Kerja (PPK dan K3) Kementerian Ketenagakerjaan RI, Sugeng Priyanto saat melakukan kunjungan kerja ke Kawasan Industri ModernCikande.

Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Corporate Human Capital & Legal Senior Managing Director PT Modernland Realty Tbk., Dharma Mitra, beserta jajaran manajemen. Adapun kehadiran rombongan bermaksud untuk melihat langsung kondisi terkini dan perkembangan Kawasan Industri yang dikembangkan PT Modern Industrial Estat (anak usaha dari PT Modernland Realty Tbk) itu.

"Kami ingin memperlihatkan secara langsung kondisi terkini kawasan industri ModernCikande. Juga untuk mengetahui permasalahan yang ada, terkait tenaga kerja, sehingga bisa dicarikan jalan keluarnya ke depan. Jangan sampai masalah yang ada bisa menghambat jalannya industri di Kawasan Industri ModernCikande," ujar Dharma Mitra.

Setelah melakukan peninjauan langsung, kawasan industri ini pun ditetapkan sebagai Kawasan ZBPA. Menurut Sugeng, anak adalah penerus bangsa sehingga yang ditamakan adalah menyelesaikan pendidikannya, dibandingkan harus dipekerjakan lebih dini.

"Anak adalah masa depan dan penerus bangsa yang potensial, tangguh, memiliki jiwa nasionalisme dan akhlak mulia. Keberhasilan pembangunan anak akan menentukan kualitas sumber daya manusia di masa yang akan datang," kata Sugeng mewakili Menteri Ketenagakerjaan RI, M Hanif Dhakiri saat memberikan sambutan dalam Pencanangan Indonesia Bebas Pekerja Anak di Kawasan Industri ModernCikande, Serang, Selasa (27/2/2018).

 

BACA JUGA:

MODERNCIKANDE, SMART CITY YANG TERINTEGRASI

Terlengkap di Banten, ModernCikande Raih Penghargaan di PIA Awards 2017

 

Dharma Mitra menyambut baik penetapan Kawasan Industri Modern Cikande sebagai Kawasan ZBPA. Kata dia, masalah mempekerjakan anak bukanlah masalah sederhana, tetapi masalah yang komplek dan lintas sektoral sehingga menjadi tanggung jawab semua pihak untuk menangani dan menyelesaikannya.

"Adapun salah satu caranya dengan mengembalikan mereka ke sekolah atau memberikan mereka pelatihan-pelatihan untuk menjadikan mereka generasi penerus bangsa yang kuat dan berkualitas, baik fisik, mental, sosial dan intelektualnya," terang Dharma.

Sebagai langkah nyata, Kawasan Industri ModernCikande telah dan senantiasa akan terus menghimbau para tenant (perusahaan) untuk tidak mempekerjakan anak-anak. Upaya ini juga ditempuh melalui penadatanganan nota kesepakatan untuk tidak mempekerjakan anak di semua unit bisnisnya.

Selain itu, manajemen Kawasan Industri ModernCikande juga akan melakukan program-program CSR yang terkait dengan program bebas pekerja anak. Adapun kegiatan CSR tersebut berupa bea siswa, bantuan kebutuhan pendidikan, dan kesehatan, termasuk memberikan pelatihan-pelatihan keterampilan untuk warga sekitar Kawasan Industri ModernCikande.

"Kami juga tentunya akan mendorong tenant-tenant untuk melakukan program-program CSR-nya terkait hal-hal tersebut," tegas Dharma.

Dengan dilakukannya Pencanangan Indonesia Bebas Pekerja Anak oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI di Kawasan Industri ModernCikande, maka diharapkan Kawasan Industri ModernCikande terbebas dari pekerja anak dan diharapkan mampu meningkatkan kulitas generasi penerus bangsa Indonesia.

Strategis di Barat Jakarta

Salah satu perusahaan yang berada dalam Kawasan Industri ModernCikande (Foto: Pius)

Kawasan Industri ModernCikande memiliki total lahan seluas 3.175 hektar. Luas lahan yang telah dikembangkan hingga saat ini mencapai 40% dengan sisa pengembangan lahan secara izin sekitar 1.500-an hektar.

Dalam kondisi teraktual, lebih dari 200 perusahaan baik lokal maupun multinasional dari berbagai ragam jenis usaha telah mempercayakan Kawasan Industri ModernCikande sebagai rumah bagi usaha dan bisnis mereka. Antara lain perusahaan F&B, chemical yang diikuti perusahaan steel, metal product & smelter serta perusahaan di bidang home & building materials. Kawasan Industri ModernCikande diyakini akan terus berkembang, dari kawasan industri menuju Integrated City.

Beberapa perusahaan multinasional yang telah beroperasi diantaranya PT Berri Indosari, PT Boo Young Indonesia, PT Fajarina Unggul Industry, PT Jongka Indonesia, PT Chempro Indonesia, PT Marindo Lab Pratama dan PT Sierad Industries. Selanjutnya ada PT Cargill Indonesia, PT San Fang Indonesia, PT Citra Baru Steel, PT Pigeon Indonesia, PT Charoen Pokphand Indonesia, PT Tomoe Engineering dan beberapa perusahaan multinasional lainnya.

"Kami bersyukur Kawasan Industri ModernCikande terus berkembang dan menjadi salah satu kawasan industri terbesar di barat Jakarta. Ini juga berkat hubungan yang baik dengan semua pihak terkait," ungkap Direktur Utama PT Modern Industrial Estat, Pascall Wilson.

Kawasan Industri ModernCikande berada di lokasi yang sangat strategis. Area ini berada di kawasan Cikande, Serang, Banten, atau sekitar 68 km sebelah barat Jakarta, 75 km dari Pelabuhan Tanjung Priok dan 50 km dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Dengan posisi tersebut, Kawasan Industri ModernCikande memiliki akses yang sangat dekat menuju 3 pelabuhan besar, seperti Ciwandan, Cigading, dan Merak Mas.

Selain strategis, Kawasan Industri ModernCikande juga merupakan kawasan industri terbesar di barat Jakarta yang memiliki fasilitas lengkap, sehingga sangat diminati para investor dan pelaku industri. Fasilitas yang ada di Kawasan Industri ModernCikande antara lain perumahan bagi para pekerja, pemadam kebakaran, kantor polisi, minimarket, bank, restoran, dan poliklinik.

Kawasan ini juga didukung infrastruktur berkualitas yang saling terintegrasi, seperti jalan yang lebar, jaringan listrik, air bersih, pipa gas dan fasilitas Water Treatment Plant (WTP) dengan kapasitas awal 100 liter per detik. Kawasan Industri ModernCikande juga memberikan jaminan ketersediaan listrik, air bersih, dan gas bagi penghuni Kawasan Industri ModernCikande.

Pascall mengatakan, Kawasan Industri ModernCikande juga menyediakan pelayanan terpadu satu pintu untuk membantu para investor dalam proses pendirian bisnisnya di Indonesia. Pelayanan ini meliputi proses pengajuan perijinan ke Badan Koordinasi Penanaman Modal Indonesia (BKPM).

Sebagaimana diketahui, peran kawasan industri terhadap pengembangan sektor industri nasional sangat strategis dan signifikan. Bahkan, kawasan industri menjadi penyumbang sekitar 40% dari nilai total ekspor non-migas dan mampu menarik investasi sebesar 60% dari total investasi sektor industri sekaligus memberikan kontribusi cukup besar terhadap penerimaan negara dalam bentuk berbagai macam pajak.

"Selain menjual kavling lahan industri siap bangun, Kawasan Industri ModernCikande juga dilengkapi dengan infrastruktur berkualitas dan fasilitas-fasilitas pendukung, serta pengaturan kawasan sehingga banyak dipilih oleh investor," tambah Pascall. [Pius Klobor]

You have no rights to post comments