Lampaui Target, Jababeka Market Leader Baru di Cikarang

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Penjualan residensial dan komersial Jababeka Residence sepanjang 2017 melampaui target. Sementara tahun ini ditargetkan raih penjualan sebesar Rp1 triliun.

Tidak mudah berebut ceruk pasar properti di Cikarang, apalagi mengejar konsumen kelas atas untuk produk premium. Namun demikian, Jababeka Residence yang dikembangkan PT Grahabuana Cikarang, anak perusahaan PT Jababeka Tbk mampu membuktikan bahwa pasar apartemen di atas Rp1 miliar masih cukup potensial di kawasan timur Jakarta tersebut.

Hingga menutup tahun 2017 lalu, Jababeka Residence mampu membubukan rekor baru penjualan service apartment Kawana Golf Residence. Bahkan penjualan oversold untuk tahap pertama. Dimana, dari target awal penjualan 6 lantai, pada akhir Desember Jababeka Residence berhasil menjual hingga 10 lantai atau sebanyak 130 unit.

Selain oversold, Kawana Golf Residence memecahkan rekor harga apartemen golf di Timur Jakarta dengan Rp28 juta/m2, terserap habis dibandingkan apartemen Rp8-12 juta/m2 di wilayah Cikarang dan sekitarnya. Jababeka Residence pun kini menjadi market leader baru sebagai pengembang apartemen premium.

BACA: Hanya 3 Jam, Apartemen Mewah di Jababeka Oversold

Kawana Golf Residence merupakan apartemen pertama dan satu-satunya di Indonesia yang mempunyai akses langsung untuk bermain golf dari lobby apartemen. Ini merupakan poin paling penting yang membedakan apartemen ini dengan apartemen lain di Cikarang dan sekitarnya.

"Kawana Golf Residence dikelilingi oleh lapangan golf yang nampaknya membuat apartemen ini sangat disukai oleh para ekspatriat yang bekerja di kawasan Cikarang," ujar Andy K. Natanael, konsultan marketing Kawana Golf Residence di Senayan City, Jakarta, Selasa (16/1/2018).

Selain itu, lanjut Founder PROJEK – aplikasi smartphone jual properti – Kawana Golf Residence juga akan menjadi bagian dari pengembangan kawasan Jababeka Golf City seluas 180 hektar yang mencakup golf course seluas 86 hektar, Plaza Indonesia Jababeka, Japan Village, dan lainnya.

"Ini adalah produk investasi. Sehingga yang kami tegaskan kepada para investor bahwa yang utama akan mereka dapatkan di sini adalah yield-nya bukan sekadar capital gain," tegas Andy.

Selanjutnya, Jababeka Residence kembali membuka penjualan tahap II Kawana Golf Residence. Pada tahap ini unit tersisa hanya sebanayk 104 unit saja sehingga ditargetkan akhir Februari seluruh unit di apartemen ini akan sold out.

BACA: Kawana Golf Residence, Hunian Golf Resort Jepang Pertama di Indonesia

"Calon investor Kawana Golf Residence dapat mulai membeli nomor pre-booking melalui agen properti ternama seperti ERA, Century21, Ray White, LJ Hooker, Harcourts dan PROMEX yang telah bekerjasama dengan Jababeka Residence dan informasi dalam aplikasi PRO-JEK dalam pemasaran Kawana Golf Residence," kata GM Corporate Marketing PT Grahabuana Cikarang, Handoyo Lim.

Kawana Golf Residence mulai diperkenalkan kepada property agent pada 9 Oktober 2017 lalu dan baru resmi launching pada Sabtu, 9 November 2017. Untuk mewujudkan pembangunan hunian bergaya Jepang tersebut, Jababeka Residence menggandeng mitra developer Creed Group. Developer asal Jepang ini merupakan pengembang properti dan investor real estat dengan pengalaman berlimpah di bidang real estat yang sudah mapan di Jepang sejak tahun 1996.

Kawana Golf Residence direncanakan mulai dikembangkan (groundbreaking) pada April 2018 mendatang.

Target Rp1 Triliun

Sepanjang tahun 2017, Jababeka Residence juga telah membubukan penjualan yang cukup memuaskan. Penjualan produk residensial dan komersial sepanjang tahun lalu juga melampuai target dari Rp525 miliar menjadi Rp712 miliar.

Hal ini disebabkan oleh aktifnya pembangunan infrastruktur dan moda transportasi di jalur Jakarta-Cikampek. Sementara pada tahun 2018, Jababeka Residence menargetkan dapat meraih penjualan sebesar Rp1 triliun.

"Kami optimis tahun 2018 akan tumbuh walaupun tantangannya cukup tinggi. Kami percaya dengan banyaknya keunggulan yang kami miliki akan mendorong penjualan di tahun 2018," ujar Presiden Direktur PT Grahabuana Cikarang, Sutedja S. Darmono.

Kesuksesan penjualan properti Jababeka Residence tidak lepas dari kepercayaan konsumen terhadap produk-produk properti Jababeka Residence seperti Kawana Golf Residence sebagai instrumen investasi properti yang menawarkan yield 12% per tahun.

"Saat ini Jababeka Residence merupakan kawasan yang sangat diminati investor properti, terbukti lebih dari 70% pembeli properti berasal dari Jakarta Utara, Jakarta Selatan, dan Jakarta Barat bahkan Kawana Golf Residence berhasil menarik investor dari Korea Selatan, Jepang, dan Taiwan," tegas Sutedja.

Menurut dia, faktor lain yang menjadikan Kota Jababeka menjadi suatu kota mandiri yang prospektif untuk investasi adalah maraknya pembangunan infrastruktur ke sisi Timur Jakarta seperti elevated toll road yang ditargetkan selesai tahun 2019, MRT yang ditargetkan mulai pengerjaannya di tahun 2019, serta rencana pembangunan LRT yang akan diperpanjang jalurnya dari Jakarta-Bekasi Timur menuju Cikarang.

BACA: Mimpi Bos Jababeka Jadikan Cikarang Seperti Singapura

Pembangunan fasilitas di dalam kawasan Kota Jababeka juga tidak kalah agresif. Di tahun 2017 sendiri Jababeka menambah fasilitas pendukung komersial seperti Hollywood Junction yang diperuntukkan untuk tenant food and beverages (F&B) seperti KFC, Pizza Hut, Bari Uma Ramen Sapo Oriental, J.Co, Breadtalk, Cafe Delico dan Resep Betawi, Richeese Factory, Holland Bakery, Hotel Celecton, Hotel Ibis Style, showroom Toyota, pengembangan gedung baru Sekolah BPK Penabur senilai Rp50 miliar.

Di bulan Desember 2017 juga dilakukan pemasangan tiang pancang untuk Living World Plaza Jababeka sebagai pusat hiburan keluarga serta outlet ACE Hardware dan Informa furnitures yang menyusul pusat perbelanjaan yang sudah dimulai pembangunannya di Kota Jababeka seperti Mayfair by Plaza Indonesia Jababeka serta Little Tokyo, mal berkonsep Jepang pertama di Cikarang.

Komitmen Jababeka Residence sebagai pengembang dalam penyelesaian proyek tepat waktu di tahun 2017 juga sangat serius, terbukti dengan serah terima produk-produk residensial dan komersial seperti Ruko Rodeo Drive, Ruko Pecenongan Square, Ruko Trace 2 & 3, Ruko Jababeka Green Market, cluster perumahan D’Cataluna, Cortes, apartemen Elvis Tower, serta rukost Beverly Hills yang terbukti sukses dengan investasi yang memberikan yield 12% untuk 5 tahun.

Sport City

Pada Desember 2017 lalu, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI meninjau fasilitas olahraga di Kota Jababeka dalam rangka Asian Games 2018. Terkesan dengan fasilitas terkait olahraga yang ada di Kota Jababeka seperti lapangan golf Jababeka, Stadion Wibawa Mukti yang berkapasitas 32.000 orang single seats, hotel-hotel, fasilitas pendidikan, dan lingkungan pendukung lainnya, Menpora Imam Nahrawi mengusulkan agar Kota Jababeka dikembangkan menjadi kawasan ‘Sport City’.

Terkait usul dari Kemenpora tersebut, Jababeka Residence mulai mengembangkan kawasan superblok residensial dan komersial seluas 21 hektar dengan konsep dan fasilitas sport bernama Sport City.

"Ini adalah salah satu proyek kami di 2018. Setelah Kawana Golf Residence tahap II, kami akan mulai memasarkan Tahap I Sport City berupa residensial bernama Monaco Townhouse berjumlah 200-an unit dan akan dipasarkan mulai harga Rp580 jutaan," terang Sutedja.

Beberapa proyek lain yang juga akan digarap pada tahun ini, seperti Little Tokyo yang merupakan proyek Joint Operation (JO) bersama PP Properti. "Kami juga berencana melanjutkan kerjasama dengan pengembang Kawana Golf Residence ini," pungkas Sutedja. [Pius Klobor]

You have no rights to post comments