×

Notice

There is no category chosen or category doesn't contain any items

Karena Inovasi, ModernCikande Diapresiasi

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

ModernCikande Industrial Estate merupakan kawasan industri terlengkap di wilayah Serang, Banten. Lebih dari 200 perusahaan telah bergabung dalam kawasan ini.

Inovasi memainkan peran penting dalam sebuah industri, termasuk bagi pengembang kawasan industri. Melalui inovasi, kawasan akan berkembang cepat dan berjalan lebih maksimal. Sebagaimana yang dilakukan PT Modern Industrial Estat pengembang Kawasan Industri ModernCikande di Serang, Banten. Bahkan pada Februari 2016 lalu, kawasan industri milik PT Modernland Realty Tbk ini telah ditetapkan Pemerintah melalui Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sebagai salah satu kawasan industri yang mengimplementasikan fasilitas Kemudahan Layanan Investasi Langsung Konstruksi (KLIK).

Melalui fasilitas KLIK tersebut, investor dapat langsung mengurus izin pembangunan pabrik hanya dalam waktu sehari tanpa perlu menunggu IMB. Terobosan lain yang juga telah dilakukan, dimana pengembang berhasil membangun Water Treatment Plant (WTP) yang bersumber dari sungai Ciujung. Inovasi dan terobosan inilah yang kembali mempertegas posisi pengembang sebagai perusahaan yang layak menerima penghargaan “The Best Innovation in Property Product Concept” dalam ajang Property Innovation Award 2017.

Baca Juga: ModernCikande: Smart City yang Terintegrasi

Malam penganugerahan Property Innovation Award 2017 diselenggarakan di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Jumat (10/11). Penghargaan ini diberikan oleh Majalah Property-In bagi perusahaan yang memiliki inovasi menonjol dalam industri properti. Penghargaan Property Innovation Award 2017 diterima langsung oleh Pascall Wilson, Direktur Utama PT Modern Industrial Estat.

“Penghargaan ini membuat kami lebih bersemangat dalam berinovasi sehingga ModernCikande menjadi kawasan industri terbesar dan menjadi pilihan utama di barat Jakarta,“ ujar Pascall, melalui keterangannya kepada media.

Lebih Unggul

Pascall menuturkan, dari total lahan 3.175 hektar, luas lahan yang telah dikembangkan mencapai 40% dengan sisa landbank sekitar 1500-an hektar. Lebih dari 200 perusahaan baik lokal maupun multinasional dari berbagai ragam jenis usaha mempercayakan ModernCikande Industrial Estate sebagai rumah bagi usaha dan bisnis mereka, antara lain; perusahaan F&B, chemical yang diikuti perusahaan steel, metal product & smelter serta perusahaan di bidang home & building materials.

Lebih lanjut Pascall mengatakan, ModernCikande memiliki banyak keunggulan. Antara lain dari sisi lokasi, kualitas infrastruktur dan kelengkapan fasilitas. Lokasi ModernCikande sangat strategis yakni sekitar 68 Km dari Jakarta, 75 Km dari Pelabuhan Tanjung Priok dan 50 Km dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta. ModernCikande juga dilengkapi dengan fasilitas pendukung serta pengaturan kawasan yang terencana dengan sangat baik.

Fasilitas yang ada di ModernCikande antara lain perumahan bagi para pekerja, pemadam kebakaran, kantor polisi, minimarket, bank, restoran, dan poliklinik. Juga didukung infrastruktur berkualitas yang saling terintegrasi: jalan yang lebar, jaringan listrik, air bersih, dan pipa gas. Saat ini ModernCikande memberikan jaminan ketersediaan listrik, air bersih, gas, jaringan fiber optik FiberStar bagi tenant ModernCikande.

Baca Juga: Terlengkap di Banten, ModernCikande Raih Penghargaan di PIA Awards 2017

Sementara fasilitas yang sedang diselesaikan pembangunanya adalah hotel Swiss-Belinn ModernCikande bintang 3 yang memiliki 10 lantai yang direncanakan akan siap beroperasi pada akhir tahun 2017. Fasilitas lainnya yang telah mulai beroperasi adalah Water Treatment Plant (WTP) dengan kapasitas awal 100 liter per detik. Tahun depan, PT Modern Industrial Estat akan membangun pusat perbelanjaan yang khusus menyediakan area kuliner dan pergudangan.

Sepanjang 2016 lalu, ModernCikande mencatatkan penjualan lahan seluas total 28,5 hektar. Hasil ini menyusul kesuksesan prestasi dua tahun sebelumnya, yaitu 2014 dan 2015, yang mencatatkan penjualan lahan tertinggi di Jabodetabek menurut data yang dikeluarkan Colliers International Indonesia. Untuk tahun 2017, dari target penjualan 60 ha lahan, PT Modern Industrial Estat sudah merealisasikan penjualan 35 ha lahan sepanjang Januari-Oktober 2017.

Pascall optimis penjualan akan semakin meningkat seiring dengan semakin lengkapnya infrastruktur dan fasilitas, seiring pula dengan akan beroperasinya pintu tol Cikande, karena kawasan industri ModernCikande dapat diakses hanya 900 m dari pintu tol tersebut. [Pius Klobor]

You have no rights to post comments