Tinggi Peminat, Jababeka Komitmen Tepat Waktu

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Groundbreaking Apartemen Monroe Tower di Kota Jababeka, Cikarang, Jumat (25/8/2017) / dok. Jababeka.

Pengembangan kawasan kota mandiri Jababeka tetap memiliki peminat yang tinggi, meski persaingan di koridor timur, khususnya wilayah Cikarang semakin tajam. Ini dibuktikan dengan semakin meningkatnya penjualan beberapa produk dalam kawasan seluas 5.600 hektar itu. Bahkan pengembang PT Graha Buana Cikarang terus meluncurkan produk-produk terbarunya.

Sejak akhir 2016 hingga Agustus 2017, tercatat pengembang telah melakukan serah terima unit apartemen Elvis yang mencapai 95% dari total 249 unit. Untuk rukost New Beverly Hills sebanyak 66 unit juga serah terima telah mencapai 90%. Tidak hanya itu, Proyek lainnya, seperti klaster perumahan D’Cataluna dan produk-produk komersial ruko Pecenongan Square, Rodeo Drive, dan Trace siap serah terima 100% dalam tahun ini.


Baca Juga: Jababeka Luncurkan Ruko & SOHO


“Kami berkomitmen untuk menyelesaikan semua proyek yang telah direncanakan tepat pada waktunya,” ujar Presiden Direktur PT Grahabuana Cikarang, Sutedja S. Darmono, melalui keterangannya yang diterima, belum lama ini.

Hampir tiga dekade sejak berdiri, populasi di kawasan ini sudah melebihi 1 juta jiwa. Jababeka juga kini telah menjadi tempat berbisnis bagi lebih dari 1.650 perusahaan multinasional dari 30 negara. Sementara jumlah pekerjanya telah mencapai 700.000 orang, dengan 10.000 karyawannya adalah para ekspatriat.

Selain itu, kini kawasan Kota Jababeka juga telah dikembangkan menjadi kawasan residensial dan komersial terlengkap yang menyasar kelas menengah dan atas melalui bendera Jababeka Residence. Berbagai produk properti bernilai investasi tinggi yang meliputi klaster perumahan, rukost, ruko, apartemen, hingga pusat bisnis, dan komersial sudah dibangun.

Proyek Baru

Tahun ini Jababeka Residence juga melengkapi kawasannya dengan sebuah area komersial sekaligus tempat hangout terlengkap pertama di Kota Jababeka, yaitu Hollywood Junction.

Hollywood Junction dibangun di area seluas 8.000 m2 dengan bangunan mencapai 3.500 m2 dan lifestyle center seluas dua hektar. Area komersial ini dirancang dengan konsep semi terbuka (alfresco dining) yang merangkum hingga 20 tenant, lengkap dengan sociality store, salon dan supermarket.

Berbagai fasilitas kuliner dan restoran di Hollywood Junction dengan tenant-tenant ternama seperti J.Co, Bread Talk, Johnny Andrean, Sapo Oriental, KFC, Delico Cafe, Pizza Hut, Bari Uma Ramen, dan Solaria.

Delivery unit secara tepat waktu kepada konsumen merupakan komitmen best service dari Jababeka Residence,” tegas Sutedja.

Berdasarkan prinsip tersebut, lanjutnya, Jababeka Residence melakukan groundbreaking produk apartemen Monroe Tower pada Jumat (25/8). Lokasi apartemen ini bersebelahan dengan Elvis Tower dan Hollywood Junction.

Monroe Tower adalah apartemen 14 lantai yang terdiri dari dua tipe, yaitu studio sebanyak 378 unit dan 2 bedroom sebanyak 28 unit. Apartemen ini dipasarkan dengan harga saat ini mulai dari Rp300 jutaan.


Baca Juga: Belum Usai Orange County, Lippo Gebrak Proyek Baru Rp278 Triliun


Apartemen yang sudah diluncurkan pemasarannya sejak November 2016 lalu juga mendapat respons pasar yang cukup tinggi. Tercatat hanya dalam sehari, 10 lantai apartemen Monroe Tower Tahap 1 ini habis terjual saat Launching Monroe Tower awal Desember 2016 lalu.

Keberhasilan penjualan Monroe Tower kembali terulang ketika penawaran Tahap II dibuka. Pada waktu pemilihan unit Monroe Tower Tahap II, akhir Februari 2017 lalu, ada sebanyak 145 unit apartemen terjual habis dalam waktu 1,5 jam.

“Salah satu faktor utama yang menimbulkan kepercayaan konsumen terhadap apartemen Monroe Tower adalah jaminan harga sewa tinggi yang didukung oleh captive market Jababeka Residence, seperti perusahaan-perusahaan multinasional dan mahasiswa President University,” terang Sutedja. [Pius Klobor]

You have no rights to post comments