REVOLUSI PAMERAN PROPERTI ALA ONLINE

0
365
Pameran Property Online

 

Indonesia Property Watch menggebrak dengan meluncurkan situs pameran properti pertama di Indonesia. PropertyExpo.id bakal menguntungkan pengembang dan konsumen.

Membayangkan datang ke pameran properti saat ini bisa membuat bulu kuduk merinding. Bukan karena tempat pameran “seram” tetapi perjalanan menuju tempat pameran yang bisa membuat turun gairah mencari rumah. Maklum, pembangunan infrastruktur yang gencar di Jakarta menghasilkan kemacetan di hampir semua penjuru Jakarta. Orang pun akhirnya malas datang ke pameran properti. Property and the City menyaksikan sendiri saat meliput pameran properti tiga tahun belakangan ini, makin sepi pengunjung.

Situasi pameran properti yang makin sepi pengunjung dibenarkan oleh Ketua Pelaksana Indonesia Property Expo (IPEX) 2018, Sudirman Zakaria. Menurutnya, telah terjadi penurunan jumlah pengunjung pameran yang diselenggarakan pada Februari lalu. Pada Agustus 2017 lalu tercatat sebanyak 300.000 orang berkunjung ke pameran IPEX. Tetapi tahun ini tercatat hanya sebanyak 200.000 orang. Artinya, ada penurunan jumlah pengunjung pameran.

Sudirman tidak membantah penurunan pengunjung terjadi karena kemacetan lalu lintas menuju area pameran. “Jadi bukan daya beli masyarakat terhadap properti yang turun,” ujarnya. Padahal lewat pameran pengembang bisa memperkenalkan produk-produknya kepada konsumen yang memang sedang mencari rumah.

“Berkunjung ke pameran tentunya menjadi kepuasan tersendiri bagi calon konsumen properti. Namun kendala seperti kemacetan, buang waktu tentu menjadi pertimbangan mereka. Bagi pengembang pun akan banyak biaya yang dikeluarkan, apalagi jika sepi pengunjung. Sehingga harus ada alternatif lain,” ujar Ali Tranghanda, CEO Indonesia Property Watch (IPW).

Alternatif lain itulah yang coba ditangkap oleh IPW dengan meluncurkan situs pameran properti online yaitu PropertyExpo.id. Tentu ada alasan lain yang mengikuti mengapa perlu pameran properti online. Generasi melinial bukan tipe yang mau susah-susah datang ke arena pameran. Kalau bisa lewat PC, laptop dan HP untuk membuka situs pameran properti, pasti ini yang dipilih. Cepat, praktis dan efisien selalu menyertai generasi milenial.

Lantas apa bedanya dengan pameran konvensional? Keduanya sama-sama pameran yang punya stand (booth), ada pajangan poryek proyek properti. Informasi yang termuat di situs online pameran lengkap, mulai dari tipe, ukuran, sampai harga rumah atau apartemen. Bisa diakses darimana saja selama 24 jam. “Bahkan calon konsumen bisa langsung berkomunikasi dengan marketing dari proyek masing-masing, melalui feature WhatsApp Chatting,” sebut Ali.

Trend Setter

Awal Mei lalu, IPW resmi meluncurkan pameran properti online PropertyExpo.id. Inilah pameran properti di dunia maya yang diklaim pertama dan satu-satunya di Indonesia. Betul, sebelumnya sudah ada situs-situs online yang memasarkan properti, baik rumah primer maupun rumah seken. Tetapi konsepnya hanya menjual properti bukan konsep pameran seperti layaknya pameran konvensional. Inilah yang membedakan PropertyExpo.id dengan situs properti lainnya.

Model pameran online ini diyakini akan menjadi trend setter bagi penyelenggara pameran properti konvensional dan pastinya menjadi alternatif pilihan bagi para pengembang yang telah mulai memasarkan proyeknya secara digital. Pameran online juga lebih unggul, efektif, dan efisien dari berbagai sisi, terutama waktu dan biaya yang dikeluarkan para pengembang pun relatif lebih rendah.

Pada tahap awal PropertyExpo.Id digelar pada awal Mei hingga tiga bulan ke depan. Sebanyak 43 proyek dengan ratusan tipe dan harga yang tersebar di berbagai wilayah, seperti Jakarta, Bogor, Bekasi-Cikarang, Tangerang-Banten, Semarang, Makassar dan Batam. “Di sini kami wajibkan pengembang untuk memberikan diskon sebesar booking fee atau sebesar uang muka, mulai dari Rp500 ribu hingga Rp10 juta. Sehingga konsumen bisa langsung klaim ke pengembang,” tegas Ali.

Dengan demikian, lanjutnya, harga properti yang dipasarkan melalui pameran online PropertyExpo.Id dipastikan lebih murah dari pameran konvensional. Adapun rata-rata hunian, baik apartemen maupun rumah tapak yang dijual berkisar di bawah Rp750 juta. “Setiap pameran kami usung dengan tema berbeda. Kali ini dengan tema Hunian Zaman Now yang menyasar kalangan milenial. Jadi ini juga bentuk campaign kami agar kalangan milenial bisa segera putuskan untuk beli rumah,” jelas Ali.

Pameran properti online PropertyExpo.Id direncanakan akan diselenggarakan sebanyak 3-4 kali dalam setahun. Jumlah peserta dibatasi hingga 30 stand, namun dengan jumlah proyek yang lebih banyak. ● [Pius Klobor]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here