Dicari Rumah Tahan Gempa

0
64
Rumah Tahan Gempa

Sebagai negara dengan tingkat rawan gempa bumi terbilang tinggi, sudah seharusnya kita mencari teknologi rumah tahan gempa. Teknologi berbasis poly propylene band mesh mungkin bisa jadi pilihan.

Indonesia kembali berduka. Gempa dasyat berkekuatan Magnitudo 7,0 melanda Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada Agustus ini. Ini adalah gempa kedua yang melanda Lombok dalam waktu berdekatan. Gempa sebelumnya berkekuatan M 6,4 terjadi pada akhir Juli. Gempa berkeuatan M 7,0 ,ini telah menelan puluhan korban jiwa, ratusan luka, dan ribuan rumah hancur. Saat tulisan ini dibuat upaya penyelamatan korban luka masih terus dilakukan yang umumnya tertimpa bangunan rumah atau gedung.

Rumah Tahan Gempa
Rumah Dome : Di bangun di Yogyakarta pasca gempa bumi besar tahun 2006.

Korban terbesar saat gempa bumi, kecuali ada tsunami, adalah tertimpa bangunan. Itu sebabnya pasca gempa bumi, orang kerap bicara teknologi rumah tahan gempa untuk mengurangi korban tertimpa bangunan. Berbagai teknologi rumah tahan gempa selalu dimunculkan di berbagai negara, terutama negara yang rawan gempa bumi, seperti Jepang, Indonesia. Masih ingat ketika terjadi gempa di Yogyakarta tahun 2006. Pasca gempa dibuatlah rumah tahan gempa yang disebut rumah dome yang berbentuk bulat setengah lingkaran. Rumah ini dinilai tahan terhadap gempa.

Berbagai teknologi rumah tahan gempa terus bermunculan, baik dari ahli lokal maupun luar negeri. Salah satu yang patut dicoba adalah rumah tahan gempa dengan teknologi Poly Propylene Band Mesh (PPBM) yang diperkenalkan oleh seorang pakar asal Jepang bernama Kimiro Meguro. Dikutip dari laman padekik.com, teknologi PPBM menggunakan plastik berbahan poly propylene yang berbentuk tali yang mengikat tembok rumah sehingga tidak mudah runtuh ketika terjadi goncangan gempa bumi.

Baca Juga: Change Your Friends..Change Your Income

Teknologi dengan ikatan tali poly propylene diyakini cocok dikembangkan untuk bangunan rumah dan bangunan lain di Indonesia. Kekuatan poly propylene sudah terbukti dalam kehidupan sehari-hari, dan banyak digunakan dalam pengemasan tekstil, karpet, kardus. Teknik penggunaan poly propylene dinilai tidak sulit dan bisa dilakukan siapa saja. Plastik poly propylene dipilin ke dinding rumah kemudian direkatkan seperti di solder. Anyaman dengan tali poly propylene bisa digunakan untuk bangunan yang sedang dibangun maupun yang sudah jadi.

Baca Juga: Kamar Mandi DI Kamar Tidur Utama

Teknologi rumah tahan gempa PPBM dinilai tidak sulit. Rumah yang akan diikat dengan plastik poly propylene dilubangi terlebih dahulu di titik-titik sehingga terbentuk pola anyaman. Kemudian tali plastik poly propylene direkatkan pada lubang-lubang, sehingga terbentuk sebuah anyaman segi empat. Setelah itu tali di solder sehingga menjadi jala penahan dinding. Dinding yang sudah diikat menjadi kuat terhadap goncangan gempa. Teknologi PPBM sudah pernah dicoba di Padang untuk membangun gedung sekolah. Padang seperti juga daerah lain termasuk kawasan rawan gempa. Mungkin sudah saatnya dicoba di Lombok. ‚óŹ (Hendaru)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here