CILEGON CENTER TEMPAT HANGOUT BARU DI CILEGON

0
327

Cilegon Center Mall bakal menjadi destinasi baru masyarakat Cilegon dengan berbagai fasilitas yang lengkap. Mal ini berada di Cilegon Center, superblok pertama di Cilegon.

Setiap kali mendengar nama Cilegon, ingatan kita adalah pabrik baja Krakatau Steel. Maklum, di kota ini terdapat pabrik baja terbesar milik pemerintah yang berdiri sejak tahun 1970. Sebagai kota industri bukan berarti pertumbuhan propertinya stagnan. Kehadiran industri-industri besar yang nota bene menarik para pekerja masuk ke Cilegon, pada akhirnya membutuhkan residensial. Para pekerja butuh tempat tinggal yang dekat dengan lokasi pabrik.

Baca Juga :

Efek lanjutannya adalah hadirnya residensial mendorong kebutuhan properti komersial seperti mal/trade center untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Di tahun 2007 pengamat properti Ali Tranghanda  yang masa itu masih sebagai Direktur Eksekutif Pusat Strategis Intelejen Property (PSIP) pernah memprediksi, selain sektor perumahan, yang berkembang di Cilegon berikutnya adalah sektor ritel seperti  trade center. Kini, setelah belasan tahun prediksi Ali Tranghanda, Cilegon kian tumbuh propertinya. Perumahan-perumahan baru terus bermunculan, yang akhirnya memunculkan kebutuhan properti yang menampung lifestyle masyarakat Cilegon. Inilah yang ditangkap oleh PT Yestar Karya Utama (YestarLand) dengan menghadirkan proyek mixed-use seluas 7 hektar dengan nama Cilegon Center.
Cilegon Center bakal menjadi superblok pertama di Cilegon yang terdiri dari hotel, mal, apartemen, pusat niaga, fasilitas kesehatan, pendidikan, dan lainnya. Proyek yang berada di jantung Kota Cilegon ini digadang-gadang bakal menjadi destinasi baru untuk berbelanja, hiburan dan relax yang nyaman dan lengkap. Tahap awal pengembangan dimulai dengan pembangunan Cilegon Center Mall (CCM) di atas lahan 2 hektar dengan luas bangunan 67.741 meter persegi. Pembangunan CCM yang dimulai sejak akhir Agustus 2016 saat ini sudah menyelesaikan topping off.
“Ini bagian dari komitmen kami dalam mewujudkan pusat perbelanjaan terlengkap dan paling modern di Kota Cilegon,” ujar Muljiono Hartono, CEO YestarLand.
Muljiono berharap kehadiran CCM dapat menjadi tempat yang nyaman bagi warga sekitar CCM dan Cilegon pada umumnya untuk dapat memanfaatkan fasilitas tersebut. CCM tidak sekadar sebagai fasilitas komersial namun juga dapat menjadi oase dan sekaligus tempat rekreasi belanja bagi warga Cilegon. “Cilegon adalah kota industri, sehingga membutuhkan sarana dan prasarana pendukung untuk publik, seperti hunian, fasilitas kesehatan dan pendidikan, termasuk pusat belanja,” kata Muljiono.
CCM  yang dikembangkan dengan konsep Green Architecture ini, menelan dana investasi tidak kurang dari Rp300 miliar dengan tinggi 7 lantai. Tersedia area parkir yang luas, supermarket, lobby mall, destinasi wisata dan belanja keluarga. Untuk mewujudkan mall yang lebih nyaman, Yestarland menggandeng perusahaan konsultan properti Cushman and Wakefield. “Melihat proses pembangunan yang berjalan hingga saat ini, kami optimis CCM dapat beroperasi pada awal bulan Juni 2018 mendatang,” tegas Muljiono.
Beberapa anchor tenant terkemuka yang memiliki reputasi brand terbaik dipastikan akan hadir di CCM. Seperti Cinema XXI yang rencananya membuka 5 studio, Best Denki, Kidzilla, Matahari Departement Store, Superindo, Ace Hardware, serta Informa. Ke depan akan ada 133 tenant yang akan mengisi Cilegon Center Mall. “Hingga saat ini occupancy tenant sudah terpenuhi 75 persen,” imbuh Muljiono.
CCM dibangun dalam kawasan niaga terpadu Cilegon Center dengan nilai investasi proyek sekitar Rp1 triliun. Proyek ini juga berda di tengah kawasan kota industri.  Keberadaan Cilegon Center sebut Muljiono, terinsiprasi dari semboyan kota Cilegon yaitu Cilegon Mandiri. “Setelah Cilegon Center Mall selesai, kami akan melanjutkan pembangunan proyek hotel, ruko, apartemen dan fasilitas lainnya seperti pusat kesehatan, juga sekolah dalam kawasan ini,” pungkas Muljiono. [Pius Klobor] ●

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here