Hanya 1 Hari, CitraGarden Puri Jakarta Barat Raup Rp850 Miliar

0
130
CitraGarden Puri Jakarta Barat
Rumah contoh CitraGarden Puri Jakarta Barat./ Foto: Pius Klobor

Ciputra Group kembali membuktikan betapa tingginya minat konsumen properti terhadap proyek yang dikembangkan dan dipasarkannya, termasuk proyek terbarunya, CitraGarden Puri Jakarta Barat. Bahkan sejak pendaftaran dibuka, 23 September 2019 lalu, daftar antri melalui Nomor Urut Pembelian (NUP) telah melampaui dua kali lipat dari jumlah yang disediakan, yakni 1.375 konsumen.

Baca: Ciputra Rilis Rumah di Jakarta Barat dengan Konsep New Serviced Residence, Apa Itu?

Adapun CitraGarden Puri akan dibangun sebanyak 5 klaster perumahan dengan total hanya 687 unit. Tahap pertama yang dipasarkan tersebut sebanyak 647 di 4 klaster dengan harga mulai Rp900 jutaan untuk ukuran 53/5×12,5 hingga Rp2 miliar untuk tipe terbesar 98/7×15.

Direktur Marketing PT Ciputra Residence, Yance Onggo mengatakan, sejak pendaftaran NUP dibuka, CitraGarden Puri Jakarta Barat telah menarik perhatian konsumen di Jakarta dan sekitarnya. Terlebih harga yang ditawarkan masih terjangkau dengan lokasi yang sangat strategis dekat dengan CBD Puri, akses tol (Exit Tol Karang Tengah), dan stasiun KRL Commuter Line Kalideres.

“Antusiasme market begitu luar biasa, 1.375 konsumen langsung antri untuk membeli 600-an unit. Dan terbukti dalam pemilihan unit yang kita langsungkan, Rabu, 2 Oktober 2019 kemarin, seluruh unit Rumah yang dipasarkan habis terjual dalam 1 hari,” ujar Yance dalam keterangannya.

Baca: Ciputra Hadirkan Bioskop CGV di EcoPlaza Citra Maja Raya

Padahal, kata Yance, awalnya CitraGarden Puri Jakarta Barat hanya direncanakan untuk merilis 2 klaster dengan jumlah terbatas 250-an unit pada akhir tahun 2019 ini. Namun, jumlah antrian NUP sudah sangat banyak, sehingga manajemen memutuskan untuk merilis 4 klaster sekaligus pada pre-launching tersebut.

Sementara sisanya, yakni sebanyak 40 unit rumah adalah townhouse yang direncanakan akan diluncurkan awal tahun depan dengan harga mulai Rp2-3 miliar.

Menurut Yance, selain lokasi dan harga terjangkau, beberapa faktor lain seperti nama besar Ciputra Group juga konsep Serviced Residence yang ditawarkan menjadi alasan tingginya antusias masyarakat tersebut.

“Konsep Serviced Residence ini memang sangat sesuai dengan kebutuhan target market yang kami sasar, yaitu kalangan milenial,” lanjut Yance.

Baca: Perkuat Properti Koridor Timur Jakarta, Enam Pengembang Bentuk Komite Bersama

Sebelumnya kepada media, Yance mengungkapkan, proyek dengan investasi sebesar Rp300 miliar ini mentargetkan revenue senilai Rp1 triliun. Rinciannya, sebesar Rp900 miliar dari penjualan tahap pertama (4 klaster) dan Rp100 miliar dari penjualan townhouse.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here