GRAND AMARILLO, GEN MILENIAL, MASA DEPANMU DI SINI

0
89
Grand Amarillo di Kota Gading Serpong
Grand Amarillo di Kota Gading Serpong

Paramount Land kembali meluncurkan klaster terbarunya, Grand marillo. Inilah klaster untuk menangkap pasar gen milenial yang makin besar yang ingin tinggal di Kota Gading Serpong.

Betulkah ada kegelisahan di generasi milenial bakal sulit punya rumah? Kalau pilihannya landed, seperti apa yang cocok dengan gen milenial? Pertanyaan seperti ini mulai muncul di awal tahun 2018 seiring makin tumbuhnya gen milenial, yang notabene mulai butuh tempat tinggal. Paramount Land mencoba menangkap kegelisahan tersebut dengan menawarkan hunian yang memiliki konsep dan lokasi strategis, selaras dengan impian hunian gen milenial.

Baca juga:

Grand Amarillo, inilah klaster terbaru yang digadang-gadang bakal menjadi rumah masa depan gen milenial yang ingin tinggal di Kota Gading Serpong, Tangerang. Menurut Andreas Nawawi, Managing Director Paramount Land, klaster Grand Amarillo adalah upaya dari Paramount Land mengantisipasi permintaan hunian bagi gen milenial yang jumlahnya semakin bertambah. “Kami menghadirkan Grand Amarillo sebagai pilihan anak muda,” ujar Andreas Nawawi.

Paramount Land cukup paham dengan karakter gen milenial yang sangat kreatif dan tidak terpaku pada satu konsep desain. Untuk itu, Grand Amarillo dibangun dengan konsep compact yang dapat memenuhi kebutuhan gen milenial. “Grand Amarillo merupakan rumah kembang yang dapat dikembangkan sewaktu-waktu,”ujar Aryo Tri Ananto, Direktur Paramount Land.

Setiap unit Grand Amarillo terdiri dari dua lantai, yang masing-masing memiliki tiga kamar tidur, dua kamar mandi, ruang tamu atau keluarga, dapur, dan carport. Khusus untuk lebar 7 meter, tersedia area walk in closet di setiap kamar utamanya. Tersedia dua pilihan di Grand Amarillo yaitu lebar kavling lebar 6 m dan lebar 7 meter. Untuk lebar 6 tersedia tipe 6×12 m2 (LT 72 m2/LB 67 m2) dan 6×15 m2 (LT 90 m2/LB 72 m2). Untuk lebar 7 tersedia tipe 7×12 m2 (LT 84 m2/LB 77 m2) dan 7×15 m2 (LT 105 m2/LB 77 m2).

Tentu tidak sekadar fisik bangunan, berbagai sarana dan fasilitas untuk menopang kehadiran gen milenial di Grand Amarillo juga disiapkan. Beragam fasilitas yang melengkapi hunian ini seperti, basketball 3 on 3, area jogging, club house, tempat hiburan, sarana pendidikan, dan tentu saja area kuliner tempat hangout gen milenial. “Segala kebutuhan mereka sudah terpenuhi mulai dari kampus, hiburan, kuliner. Bahkan, di sekitar sini ada tujuh perguruan tinggi dengan jumlah mahasiswa baru per tahun mencapai 10.000 mahasiswa,” ujar Andreas.

Untuk tahap awal Grand Amarillo akan diluncurkan sebanyak 94 unit dengan harga mulai dari Rp1,2 miliaran (termasuk PPN). Walaupun terbilang hunian segmen atas, tetapi Paramount Land tetap menawarkan kemudahan cara bayar kepada konsumen. Salah satunya uang muka KPR (DP) cukup Rp66 jutaan sudah bisa akad kredit.

Infrastruktur Baru

Peluncuran Grand Amarillo ternyata bertepatan dengan pembangunan infrastruktur baru berupa jalan yang persis berada di depan klaster ini. “Grand Amarillo sudah lama kami persiapkan dan akhirnya kami luncurkan bersamaan dengan pembukaan jalan tembus menuju Boulevard Raya Gading Serpong dan BSD,” ujar Andreas Nawawi.

Salah satu nilai lebih dari Grand Amarillo adalah tersedianya akses tembus berupa jalan yang baru saja dibangun. Menurut Aryo, aksesibilitas merupakan kunci penting keberhasilan sebuah kota mandiri yang ideal. Kota Gading Serpong sebagai kota mandiri terus mengembangkan infrastruktur untuk mempermudah mobilitas penghuninya. Salah satunya membangun jalan tembus yang menghubungkan Grand Amarillo dengan klaster-klaster Paramount Land lainnya, seperti Latigo Village, Malibu Village, Karelia Village, Amarillo Village, Elista Village, dan Samara Village.

“Jalan tembus ini juga akan menghubungkan ke berbagai fasilitas kota di Gading Serpong dan lainnya. Ini akan menjadi nilai tambah bagi masyarakat yang sudah tinggal di Kota Gading Serpong, khususnya calon penghuni Grand Amarillo,” kata Aryo.

Saat ini pembangunan perpanjangan jalan menuju Jalan Boulevard sedang berlangsung dan direncanakan selesai pada akhir Desember Semua penghuni di klaster-klaster ini nantinya juga akan dapat menikmati akses jalan baru tersebut yang akan mempermudah dan mempersingkat waktu para penghuni.

“Suatu lokasi properti bisa dikatakan prospektif apabila memiliki lokasi dan infrastruktur yang baik, akses yang memudahkan masyarakat dari dan ke tempat aktivitas serta dekat dengan berbagai fasilitas umum dan kebutuhan hidup sehari-hari,” ujar Andreas. ●[Pius Klobor]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here