Dua Menara Kembar Synthesis Residence Kemang Masuk Tahap Finishing

Synthesis Residence Kemang dibangun di lahan seluas dua hektar. Direncanakan ada tiga menara hunian yang merangkum sebanyak 1.188 unit apartemen. Saat ini konstruksi dua menara kembar sudah rampung dan masuk tahap akhir.

0
44
synthesis residence kemang
Seremoni Topping Off Synthesis Residence Kemang oleh jajaran direksi dan manajemen Synthesis Development di Jakarta Selatan, Kamis (12/12/2019)./ Foto: Pius Klobor

PropertyandTheCity, [JAKARTA] – Salah satu apartemen terbaik di Jakarta Selatan, yakni Synthesis Residence Kemang, yang dibangun dengan pendekatan etnik Jawa Modern akhirnya memasuki tahap akhir. Hal ini dipastikan melalui gelaran seremoni topping off (tutup atap) yang dilakukan jajaran direksi Synthesis Development di lokasi apartemen, Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, Kamis (12/12/2019).

Jajaran pimpinan Synthesis Development yang hadir dalam acara ini, antaralain, Budi Yanto Lusli, Chief Executive Officer (CEO); Herbert Herrero, Chief Operation Officer (COO); Fianty R Gosal, Techincal Services Group Director; dan Thomas Sadikin, Managing Director.

Thomas Sadikin dalam sambutannya mengungkapkan, seremoni topping off ini digelar sebagai tanda syukur atas berakhirnya proses konstruksi pembangunan proyek hunian Synthesis Residence Kemang.

Baca: JAKARTA SELATAN: TRANSPORTASI MASSAL MENJADI JANGKAR PROPERTI

“Pembangunan konstruksi proyek Synthesis Residence Kemang sudah berakhir dan akan dilanjutkan ke tahap penyelesaian untuk fasad bangunan atau tahap finishing,” ujar Thomas.

Sementara menurut Fianty R Gosal, pembangunan proyek apartemen tersebut masih sesuai dengan jadwal yang ditetapkan. Hal ini lantaran didukung oleh berbagai teknik pengerjaan konstruksi yang dilakukan oleh kontraktor bangunan tersebut.

“Seperti untuk pengecoran beton atap ini sudah menggunakan inovasi Korean Aluminium Formwork System, sejalan dengan pemasangan fasad bangunan yang dimulai dari bawah dengan dinding precast dan menggunakan kusen aluminium YKK full system,” terangnya.

Synthesis Residence Kemang mengusung kreativitas dan diferensiasi sebagai residensial resort bernuansa heritage Jawa modern. Dengan konsep ini, penghuni akan tinggal di sebuah hunian idaman.

“Di dalam kawasan apartemen akan dihadirkan sebuah lingkungan asri yang segar dan menenangkan sehingga menciptakan suasana nyaman penuh kedamaian,” ungkap Thomas.

Apartemen ini mendedikasikan 60 persen dari total dua hektar luas lahan untuk dijadikan area terbuka hijau, lengkap dengan kolam air indah di Taman Tirta Astana.

Penghuni Synthesis Residence Kemang akan langsung merasakan suasana rileks begitu memasuki gerbang kawasan karena rimbunnya pepohonan yang meredam kebisingan lalu lintas jalan raya.

Baca: Groundbreaking Kembali Digelar Intiland

Berbagai fasilitas yang dimiliki apartemen ini diberikan untuk mendukung kenyamanan penghuninya. Diantaranya Tirta Astana, merupakan sebuah taman yang di dalamnya terdapat kolam renang dan kolam ikan dengan konsep ala kerajaan Jawa. Di area ini terdapat juga area BBQ, dining pavilion, reading pavilion, yoga pavilion, dan children playground.

Selain itu hadir juga ada Teras Srikandi, sebuah area komersial untuk memenuhi kebutuhan harian Anda dengan restoran, kafe, swalayan, dan lain-lain. Fasilitas olahraga seperti swimming pool, lagoon pool, kids pool, open court, fitness center, jogging track, hingga gymnastic garden pun disediakan untuk penghuni.

“Kami manajemen Synthesis Development menjamin kecepatan, kerapihan dan kualitas hasil pekerjaan Synthesis Residence Kemang agar penghuni benar-benar merasakan kenyamanan tinggal di apartemen bernuansa etnik dan berkonsep resort ini,” pungkas Thomas.

Tiga Menara

Progress pembangunan Synthesis Residence Kemang
Progress pembangunan apartemen Synthesis Residence Kemang, Jakarta Selatan./ Foto: Pius Klobor

Untuk diketahui, Synthesis Residence Kemang direncanakan akan terdiri dari tiga menara. Dua menara kembar, yakni Nakula dan Sadewa serta tower ketiga adalah Arjuna. Ketiga tower merangkum sebanyak 1.188 unit, dimana sebanyak 725 unit di dua tower kembar dan sisanya di Tower Arjuna.

Tower Nakula dan Sadewa dibangun setinggi 33 lantai. Kedua menara hunian ini menyediakan beberapa tipe unit apartemen. Seperti 2 bedroom A (tipe A & B) semigross 54,21 m2; 2 bedroom B (tipe A & B) semigross 63,41 m2; 2 bedroom C (tipe A) semigross 63,43 m2; 2 bedroom C (tipe B) semigross 73,76 m2; 3 bedroom (tipe A) semigross 102,77 m2; dan 3 bedroom (tipe B) semigross 107,17 m2.

Tipe dua kamar mendominasi dari total unit yang ada di Tower Nakula dan Sadewa. Bahkan beberapa unit tertentu, seperti 2 bedroom C (73.76 m2) dan 3 bedroom memiliki dua balkon.

Baca: Lippo Karawaci Topping Off Menara Perkantoran Holland Village Jakarta

Sementara untuk harga, pada 2016 lalu apartemen dibanderol dengan mulai Rp35-36 juta/m2 atau setara Rp1,1 miliaran untuk tipe 1 bedroom (32,20 m2). Tipe yang sama saat ini berkisar mulai Rp1,3 – 4 miliaran.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here