Colliers : Apartemen Menengah Bawah Berpotensi Tumbuh di 2019

0
283
Sumber Photo : Istimewa

Colliers International membuka tahun dengan prediksi akan terjadinya pertumbuhan apartemen menengah bawah di 2019. Sebelumnya, laporan Colliers mengenai pasar apartemen di kuartal ke-empat tahun 2018, wilayah Jakarta memasok unit apartemen hingga 9,1 persen, yaitu sebanyak 17.524 unit. Jumlah tersebut naik dari pasokan apartemen di tahun 2017, yaitu kenaikannya mencapai 116 persen.

Penambahan tersebut masih terus berlanjut di tahun 2019. Menurut prediksi dan data yang sudah dikumpulkan dari Colliers Internasional ada penambahan pasokan unit apartemen sebanyak 20.150 unit, 14.665 unitnya adalah apartemen menengah bawah. Jumlah tersebut naik 7,3 persen dari stock total apartemen yang ada saat ini.

Namun penambahan pasokan apartemen tersebut tidak dibarengi dengan tingkat penyerapannya. Tingkat penyerapan apartemen di Jakarata naik sedikit 1 persen di tahun 2018, namun tahun 2019 belum mengalami perubahan berarti. “Kami memperkirakan permintaan apartemen masih akan stagnan di tahun 2019, karena orang lebih menunggu sampai pemerintahan baru terbentuk. Di samping itu adanya potensi kenaikan suku bunga dan kemungkinan pelemahan rupiah akibat ketidak pastian global menyebabkan orang menunggu momen tersebut muncul”, ujar Ferry Salanto selaku Senior Associate Director Research Colliers International.

Sedangkan tingkat hunian apartemen di Jakarta tidak memperlihatkan pergerakan yang baik. Dari data yang diluncurkan Colliers, tingkat hunian terus turun dari tahun 2018 sebanyak 69,8 persen, angka tersebut turun 1,4 persen dari tahun2017. Diperkirakan di tahun 2019 tingkat hunian masih akan turun hingga 60 persen sampai 65 persen.

“Selain terjadi pasokan yang yang berlebih, salah satu faktor terjadinya penurunan tingkat hunian disebebkan oleh persaingan yang ketat dengan apartemen strata juga apartemen service, ditambah jumlah expatriate yang terus menurun”, ujar Ferry.

Akibat dari pasokan apartemen yang terus bertambah namun permintaan dan tingkat hunian yang belum mengalami kenaikan berarti, harga apartemen juga tidak banyak terkoreksi di tahun 2019. Harga apartemen di tahun 2018 rata-rata Rp 33,8 juta per meter persegi, di tahun 2019 diperkirakan hanya akan mencapai Rp 35 juta sampai Rp 36 juta per meter persegi. “situasi ini kemungkinan akan berubah setelah pemilu 2019 usai,” ujar Ferry.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here