Berdayakan Ekonomi Warga Sekitar Kawasan Industri, Hankook Tire Gagas Kebun Hidroponik

Hankook Tire Indonesia menggelar panen massal yang dihadiri warga setempat, serta masyarakat pemerhati lingkungan. Tanaman segar tanpa zat kimia yang dipanen, antaralain jenis sayuran dan tanaman hias.

0
342
Hankook Tire Gagas Kebun Hidroponik
Hankook Tire Indonesia melalui Program Desa Binaan menggelar panen massal sayuran dan tanaman hias di Desa Cicau, Cikarang, Jawa Barat, Sabtu (22/2/2020)./ dok. Hankook Tire

Propertyandthecity.com – Keberadaan masyarakat lokal sekitar kawasan industri berperan penting bagi kelangsungan operasional dan bisnis perusahaan. Secara berdampingan, pelaku industri sudah selayaknya berperan menjaga hak bertempat tinggal masyarakat, bahkan turut serta meningkatkan kualitas hidup mereka. Hal inilah yang telah dijalankan oleh produsen ban asal Korea Selatan, PT Hankook Tire Indonesia (Hankook Tire). Sejak Juni 2019, Hankook Tire Indonesia merangkul masyarakat Desa Cicau lewat program “Desa Binaan”, sebuah program pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal melalui kebun hidroponik. Dalam melaksanakan program ini, Hankook Tire Indonesia bekerja sama dengan Yayasan Dompet Dhuafa sebagai mitra pelatihan hidroponik.

Kebun hidroponik adalah salah satu aktivitas urban farming, atau kegiatan pertanian dan perkebunan non-konvensional yang memanfaatkan lahan non-pertanian, seperti pemukiman warga di kawasan industri. Peralatan berkebun yang ekonomis yaitu dengan air, tanah, dan pipa membuat kebun hidroponik ini dapat diterapkan oleh masyarakat dari berbagai kalangan dengan memanfaatkan sumber daya yang terbatas.

Baca: Argo Manunggal Group Luncurkan Kawasan Industri Aviarna di Semarang

Melalui Program Desa Binaan, Hankook Tire Indonesia memberikan sejumlah pelatihan kepada masyarakat, yaitu: penanaman sayuran hidroponik, pembuatan biopori atau lubang resapan air, pemilihan sampah rumah tangga, penanaman pohon dan tanaman hias, dan pelatihan pemasaran sayuran.

Panen Massal

Pada Sabtu (22/02/2020), Hankook Tire Indonesia menggelar panen massal yang dihadiri oleh Assistant Manager CSR & Public Relations PT Hankook Tire Indonesia Ade Mahendra, Kepala Desa Cicau Maman M Fahlefi, serta masyarakat pemerhati lingkungan.

Periode program kali ini diikuti sebanyak 30 warga desa, dan memproduksi berbagai macam sayuran dan tanaman hias. Adapun jenis sayuran tersebut antara lain Kangkung, Bayam, Pakcoy, dan Selada Air. Sementara jenis tanaman hias antara lain Pucuk Merah, Brokoli Kuning, Brokoli Hijau, Bambu Air, Lavender, dan lainnya.

Harga yang diterapkan bagi produksi ini relatif kompetitif dengan harga pasaran, yaitu Rp5,000 per 200 gram untuk jenis sayuran sawi, pakcoy, dan selada air. Tanaman tersebut mengedepankan kualitas organik yang tidak menggunakan pestisida dalam proses penanamannya, sehingga meminimalisir kontaminasi zat kimia yang rentan mengurangi kualitas sayuran.

Ade Mahendra mengatakan, Program Desa Binaan merupakan wujud salah satu pilar corporate social responsibility (CSR) perusahaan yang mensinergikan aspek sosial-ekonomi dan lingkungan. Dia berharap, masyarakat dapat memiliki kesadaran mengelola lingkungan sekaligus mampu berdaya secara ekonomi.

“Produksi kebun ini dapat dijual kembali ke masyarakat lainnya, bahkan didistribusikan ke pasar maupun pusat perbelanjaan. Selain itu, peserta program juga dapat mengkonsumsi hasil kebun tersebut bagi pemenuhan gizi keluarga,” ujar Ade dalam keterangan pers yang diterima.

Baca: Modernland Mulai Bangun Kawasan Industri Halal Pertama dan Terbesar

Selain kebun hidroponik, Hankook Tire Indonesia juga mendorong masyarakat setempat untuk mengelola sampah dengan lebih baik melalui pemilihan sampah rumah tangga yang disalurkan ke bank sampah dan komposter. Sampah organik tersebut kemudian dapat dimanfaatkan sebagai pupuk bagi kegiatan urban farming. Sementara itu, pembuatan biopori air bertujuan meminimalisir genangan ketika musim hujan datang sehingga kawasan pedesaan dapat bebas dari banjir.

Setelah Desa Cicau yang menjadi percontohan program, Ade Mahendra mengungkapkan harapan dan rencana perusahaan agar program ini dapat diterapkan ke berbagai desa lainnya.

“Ke depannya Hankook ingin memperluas area perkebunan, mendirikan sentra tanaman hias serta pupuk kompos, dan memproduksi komoditas lain yang mempunyai nilai jual agar dapat mendukung perekonomian masyarakat lokal. Kami berkomitmen untuk terus menjalankan program ini, lewat pendampingan dan pembinaan yang intens kepada masyarakat peserta program,” tutup Ade.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here