Baru! Klaster Zena di BSD City Padukan Hunian, Ruang Kerja, dan Ruang Usaha

Harga yang ditawarkan untuk Co-Living berkisar mulai Rp1,3 miliar, kemudian Share House Rp1,6 miliar dan Shop House mulai dari Rp3 miliaran.

0
366
coliving di klaster zena
Co-Living dapat menjadi rumah sekaligus kantor atau ruang kreatif yang dijual mulai Rp1,3 miliar per unit./ dok. SML

Propertyandthecity.com – Tahun 2020 tren properti untuk kebutuhan pasar milenial sangatlah tinggi. Populasi anak muda yang besar serta proses urbanisasi di Indonesia yang sangat cepat mendorong terjadinya pertumbuhan permintaan untuk model hunian co-living. Alasan inilah yang mendorong Sinar Mas Land untuk kembali menghadirkan inovasi terbaru bernama Klaster Zena.

Produk properti ini diklaim cocok untuk para investor dan investor muda yang ingin mendapatkan penghasilan rutin dari investasinya karena terdapat beberapa pilihan jenis properti yang menjanjikan keuntungan di dalam satu klaster.

Mengusung konsep mix-used commercial, produk properti ini menghadirkan tiga jenis pilihan yaitu Co-Living, Share House dan Shop House. Zena, dalam bahasa Yunani yang memiliki arti friendly dan welcoming dihadirkan dengan memadukan selera, gaya hidup dan kebutuhan generasi milenial. Klaster terbaru ini mengedepankan perpaduan fungsi properti yang fleksibel sebagai hunian, ruang kerja/kreatif maupun ruang usaha.

Baca: Walikota Resmikan Jalan Sinar Mas Land Boulevard di Grand City Balikpapan

Klaster Zena berlokasi di kawasan premium The Mozia, sebuah kawasan pengembangan mix use landed terakhir dan terdekat dengan Central Business District BSD.

Herry Hendarta, CEO Residential Sinar Mas Land mengatakan, permintaan pasar terhadap alternatif pilihan hunian yang terjangkau di Indonesia khususnya di kawasan sekitar Jakarta masih cukup tinggi. Hal ini memotivasi Sinar Mas Land melahirkan inovasi terbaru melalui produk Zena tersebut.

“Zena menawarkan tempat tinggal dengan gaya hidup modern yang mendorong terciptanya kolaborasi antara Co-Living, Share House dan Shop House,” ujar Herry dalam keterangan tertulisnya, Minggu (1/3/2020).

Adapun harga yang ditawarkan untuk Co-Living berkisar mulai Rp1,3 miliar, kemudian Share House Rp1,6 miliar dan Shop House mulai dari Rp3 miliaran.

“Kami memberikan kemudahan cara bayar kepada calon konsumen, diantaranya early bird price, cash bertahap hingga 24x, dan promo fully furnished, AC serta water heater. Sehingga ketika unit jadi bisa langsung dimanfaatkan,” ungkapnya.

Klaster Zena memiliki keunikan yang tidak dimiliki klaster komersial lainnya, yaitu terdapat 3 jenis pilihan unit dalam satu kawasan, memiliki fungsi hunian berbeda satu dengan yang lainnya. Dengan begitu menurut Herry, Zena cocok sebagai instrumen investasi dengan keuntungan pasti.

Co-Living terdiri dari dua pilihan tipe bangunan yaitu 3 lantai dengan lb/lt 103/35 dan 2 lantai dengan lb/lt 71/35. Pilihan ini tepat bagi penghuni yang ingin memulai bisnis dan mengurangi biaya sewa tanpa mengorbankan hak istimewa untuk menikmati semua fasilitas yang ada.

Baca: Potensi Investasi Properti di Kota Tangerang Meningkat, Ini Buktinya

Co-Living dapat menjadi sebuah rumah sekaligus kantor atau ruang kreatif. Tren ini memiliki prospek bisnis yang menjanjikan serta permintaan yang tinggi di kalangan milenial,” kata Herry.

Berikutnya ada Share House merupakan unit yang terdiri dari bangunan 3 lantai dengan 6 kamar tidur (lt/lb 103/35) cocok untuk dijadikan kos-kosan. Unit ini sangat berpotensi untuk disewakan kepada para mahasiswa ataupun karyawan yang bekerja di kawasan BSD City. Terakhir Shop House adalah produk properti untuk ritel dan perdagangan yang kini peminatnya juga cukup besar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here