Apartemen Murah di Bogor Sudah Terjual 40 Persen, Buruan Sebelum Habis!

1
287
Andy K Natanael, Founder PROJEK dan PROVIZ (Kempat Kiri), Okie Imanto, Chief Executive Officer (CEO) Greenwoods Group (Kelima Kiri) dan Arief Soemarko, Direktur JP Apartment (Keenam Kiri) saat penandatanganan kerjasama di Marketing Gallery JP Apartment, Bogor, Rabu (25/7/2018)/ Foto: Yuniar Santo

Greenwoods Group baru memulai pembangunan apartemen mahasiswa JP Apartment di Bogor, pada awal Mei ini. Penjualan pun resmi diluncurkan dengan menggandeng aplikasi pemasaran online pertama di Indonesia yaitu, PROJEK. Sebanyak 6 Master Franchise agen properti, yakni Century 21, ERA, Harcourts, LJ Hooker, ProMex dan Remax, juga terlibat dalam mepercepat penjualan apartemen murah di Jalan Ibrahim Adjie (Sindang Barang), Dramaga, Bogor tersebut. 

Baca Juga:

“Kami optimistis, prospek penjualan properti di paruh kedua tahun 2018 akan semakin membaik. Untuk itu kami menggandeng PROJEK dan 6 Master Franchise agen properti untuk mempercepat penjualan JP Apartment, karena mereka memiliki jaringan pemasaran yang sangat luas dan telah sukses memasarkan banyak proyek properti,” ujar Okie Imanto, Chief Executive Officer (CEO) Greenwoods Group, usai melakukan penandatangan kerjasama di Marketing Gallery JP Apartment, Bogor, pada Rabu (25/7/2018).

JP Apartment dikembangkan di atas lahan seluas 1,1 hektar dengan nilai investasi sebesar Rp350 miliar. Apartemen tersebut akan terdiri dari 3 tower yang merangkum sebanyak 1.500 unit. 

Letaknya yang strategis yang didukung oleh keberadaan beberapa perguruan tinggi di Bogor menjadikan apartemen ini sebagai hunian yang paling strategis bagi para mahasiswa. Pengembang pun menyasar pasar mahasiswa dengan harga yang sangat terjangkau. 

“Greenwoods melihat kekosongan produk untuk segmen mahasiwa, terutama bagi mahasiswa dari Institut Pertanian Bogor (IPB). Sehingga fasilitas yang dibangun pun lengkap dan cocok bagi mahasiswa. Goal kami adalah menciptakan habitus modern dan positif yang bebas narkoba dan nyaman untuk research & study,” kata Okie.

JP Apartment dengan view Gunung Salak dan Kota Bogor memiliki 5 tipe, yakni Studio (23,26 m2), 1 Bedroom (33.94 m2), 2 Bedroom-A (43.64 m2), 2 Bedroom-B (46.61 m2), dan 2 Bedroom-C (46.57 m2). 

Saat ini JP Apartment dipasarkan dengan harga Rp9,6 juta/m2 (include PPN) atau sekitar Rp230 juta untuk unit Studio, hingga Rp430 jutaan untuk tipe 2 Bedroom. 

Pengembang memberikan cara pembayaran yang ringan, yakni Cash Keras untuk mendapatkan harga termurah, Cash Bertahap 12X dan 24X, atau cukup bayar DP 1% yang bisa dicicil Rp2,5 juta per bulan selama 12X lalu sisanya bisa dibayar dengan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA). 

Promo terbaru yang ditawarkan ke konsumen adalah, bebas uang kos sampai serah terima unit. Hingga saat ini penjualan JP Apartment Tower Green (Tower I) telah mencapai 40%. 

“Dengan dijalinnya kerjasama ini kami targetkan sampai akhir tahun JP Apartment tower I bisa terjual hingga 90% dan keseluruhan unit JP Apartment bisa habis terjual (sold out) sebelum tahun 2021,” kata Andy K Natanael, Founder PROJEK dan PROVIZ yang bertindak sebagai konsultan pemasaran JP Apartment.

JP Apartment Tower I telah mulai dibangun pada 9 Mei 2018 lalu dan direncanakan akan mulai diserahterimakan bertahap 24 bulan setelah groundbreaking. Tower 2 dan Tower 3 akan diserahterimakan secara bertahap pada akhir tahun 2021, sementara keseluruhan proyek akan selesai seluruhnya pada tahun 2021. Saat ini pembangunan JP Apartment telah memasuki tahapan persiapan pondasi. Adapun proyek ini dikerjakan oleh kontraktor BUMN, APG.

Greenwoods Group memasuki usia ke-14, dengan portofolio 43 proyek, 38 diantaranya sudah fully completed dengan reputasi dan kepuasan pelanggan yang sangat baik. 

“Kami fokus mengembangkan komunitas bukan hanya bangunan, dan di bawah visi Greenwoods, JP Apartment akan menjadi komunitas akademik yang modern, positif dan berwawasan internasional,” tegas Okie Imanto. [Pius Klobor]

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here