4.500 RTLH di Jambi Terima Bantuan Bedah Rumah

Total anggaran untuk bedah rumah di Provinsi Jambi pada tahun 2020 adalah sebesar Rp78,75 miliar. Dana ini digunakan untuk membangun dan merenovasi rumah masyarakat berpenghasilan rendah, yakni sebanyak 4.500 unit.

0
105
bedah rumah di jambi
Tahun ini pemerintah akan melakukan program bedah rumah bagi sebanyak 4.500 unit rumah di Provinsi Jambi. (Foto: PUPR)

Propertyandthecity.com, Jambi – Sebanyak 4.500 unit rumah tidak layak huni (RTLH) di Provinsi Jambi tahun ini akan mendapatkan Bantuan Stimulan perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah dari Kementerian PUPR. Program BSPS tersebut nantinya akan disalurkan dalam dua tahap dengan total anggaran sebesar Rp78,75 miliar.

“Tahun ini Kementerian PUPR akan membedah sebanyak 4.500 unit rumah tidak layak huni di Jambi,” ujar Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sumatera IV, Indra M Sutan, di Jambi, Selasa (7/7/2020).

Baca: 488 RTLH di Kabupaten Morowali Dapat Bantuan Bedah Rumah

Pelaksanaan Program BSPS di Provinsi Jambi, imbuh Indra, nantinya akan dilaksanakan Direktorat Jenderal Perumahan dalam dua tahap. Alokasi Program BSPS tahap pertama di Jambi akan dilaksanakan untuk 4.145 unit rumah dan tahap kedua sebanyak 355 unit.

Berdasarkan data yang ada, pelaksanaan Program BSPS tahap pertama dilaksanakan tersebar di 11 kabupaten / kota yaitu Kabupaten Sarolangun (250 unit), Kabupaten Batanghari (630 unit), Kabupaten Muaro Jambi (945 unit), Kabupaten Tebo (330 unit), Kota Sungai Penuh (250 unit), Kota Jambi (405 unit), Kabupaten Bungo (350 unit), Kabupaten Kerinci (60 unit), Kabupaten Merangin (185 unit), Kabupaten Tanjung Jabung Barat (610 unit), Kabupaten Tanjung Jabung Timur (130 unit).

Sedangkan alokasi tahap kedua tersebar di tiga kabupaten / kota yaitu Kabupaten Sarolangun (115 unit), Kota Sungai Penuh (200 unit), dan Kabupaten Kerinci (40 unit).

“Total anggaran untuk bedah rumah di Provinsi Jambi adalah Rp78,75 miliar,” terangnya.

Indra menambahkan, Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR mengharapkan dengan adanya pembangunan rumah swadaya ini bisa mewujudkan rumah layak huni terhadap masyarakat yang berpenghasilan rendah (MBR).

Baca: Beroperasi 2021, Tapera Menyasar ASN

“Mari bersama-sama kita dukung Program BSPS ini semoga pembangunan rumah swadaya ini berkesinambungan dan berkelanjutan di tahun-tahun berikutnya,” harapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here